Pasangan suami istri itu memenangkan kompetisi konser di Midem Festival 2013 di Cannes, Prancis. Sayangnya seluruh biaya transportasi dan akomodasi mereka tak ditanggung panitia. Mereka pun mencoba mengajukan proposal pada Kemenparektaf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif).
"Awalnya kita minta dukungan pemerintah, tapi di-cancel. Kita dapat berita yang simpang siur. Ibu Menteri katanya udah kasih support dan minta bawahnya segera sampaikan pada kita. Tapi dari kementerian lainnya belum terima pesan itu. Entah terhenti di mana, sementara kita butuh cepat," ujar manajer Endah N Rhesa, Rendy kepada detikHOT, Jumat (18/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak bisa minta dana terburu-buru karena harus melewati beberapa bagian. Kami sangat mendukung penuh, namun kalau masalah bantuan seperti itu, harus sudah masuk dalam rencana dana tahunan," kilah Sekretaris Umum Kemenparekraf Ukus Kuswara kepada detikHOT di kantor Kemenparekraf di Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat.
"Meskipun ada budget untuk dana dadakan, kita harus menilai untuk kelayakan bantuan tersebut. Karena pertanggungjawabannya ke DPR," sambung Ukus.
Namun, Endah N Rhesa tak kehilangan akal. Mereka pun kemudian mencari sponsor lain untuk bisa tetap melanjutkan mimpi mereka konser di Prancis. Keduanya pun akan bertolak ke Prancis pada 24 Januari mendatang.
(dee/dee)










































