Narkoba Hancurkan Karier Gemilang Whitney Houston

Main Stage

Narkoba Hancurkan Karier Gemilang Whitney Houston

Yulia Dian Candra Kusuma - detikHot
Rabu, 02 Jan 2013 17:17 WIB
Narkoba Hancurkan Karier Gemilang Whitney Houston
Whitney Houston (GettyImages)
Jakarta - Ketika memulai kariernya di awal 80-an hingga 90-an akhir, Whitney Houston dikenal sebagai pribadi yang tak neko-neko. Tapi semua berubah karena narkoba.

Nyaris tak ada berita miring seputar Whitney. Kehidupan karier dan pribadi pun terjaga dengan baik karena sang diva memang menjauhi hal-hal buruk. Namun segalanya berubah kemudian. Di akhir tahun 90-an Whitney mulai sering telat datang untuk wawancara, sesi foto ataupun latihan.

Ia juga dengan seenaknya membatalkan konser dan acara TV seperti talk-show. Perubahan perilakunya tersebut diiringi dengan penampilannya yang semakin kurus dari hari ke hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isu Whitney dan sang suami kala itu Bobby Brown menggunakan narkoba pun berembus. Januari 2000 penjaga bandara menemukan ganja di koper milik Whitney dan juga Bobby. Namun, keduanya lolos dari tuduhan karena berhasil naik pesawat terlebih dahulu sebelum petugas hukum datang.

Manajemen Whitney pun berantakan dan banyak orang yang tak lagi mempercayainya. Namun keberuntungan belum berhenti menghampirinya. Agustus 2001, Whitney dapat rezeki nomplok setelah menandatangani kontrak dengan label Arista/BMG. Kontak tersebut bernilai US$ 100 juta dolar dan Whitney diwajibkan untuk merilis enam album. Tak ketinggalan ia juga masih akan mendapatkan royalti dari lagu-lagu yang dirilisnya bersama label tersebut.

Pada 2002 Whitney baru membantah dirinya mengkonsumsi ganja. Tapi, ia tak menampik mencicipi obat-obatan terlarang lainnya seperti kokain. Dalam masa tersebut, ia sempat merili album kelimanya, 'Just Whitney...' dan cukup menuai sukses. Album tersebut terjual sebanyak tiga juga kopi di seluruh dunia.

Ia juga merilis album Natal bertajuk 'One Wish: The Holiday Album' pada 2003. Ia kemudian menghabiskan tahun berikutnya dengan tur di Eropa, Timur Tengah, Asia dan Rusia. Kontroversi terus ditebar Whitney setelah itu. Ia mulai kecanduan obat terlarang, dan pernikahannya berantakan.

Whitney bercerai dengan Bobby pada September 2006. Perceraian tersebut berlangsung alot. Bobby menuntut harta gono-gini dan hak asuh atas putrinya, Bobbi Kristina Brown. Dalam persidangan sang mantan suami menyebut alasan keuangan dan masalah emosional menjadi pemicu perceraian mereka.

Pada 1996 Whitney mengaku mengkonsumsi obat-obatan terlarang setiap hari. Ia tak bahagia dengan hal tersebut, namun tak bisa lepas. Whitney pun beberapa kali masuk ke panti rehabilitasi untuk menangani hal tersebut. Pada 2010, Whitney berusaha untuk bangkit dengan merilis ulang album debutnya. Ia juga menggelar tur yang ternyata mendapatkan review buruk dari pecinta musik.

Dalam acara Oprah Winfrey, Whitney mengaku sudah meninggalkan obat-obatan terlarang. Ia telah melewati masa-masa gelap di mana harus bertarung dengan ketergantungannya pada ganja dan kokain. Ia juga sempat ketakutan kehilangan semangat untuk menyanyi lagi.

(dee/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads