Sayangnya penonton yang datang hanya sekitar 1000 orang dari kapasitas stadion yang bisa menampung 15000 orang. Kaum hawa jadi pengisi bangku terbanyak hampir mencapai 80 persen.
Untuk tiket dibuka dari harga Rp. 595.000 sampai dengan yang termahal Rp. 1.250.000. Tampilan penonton yang hadir ke stadion tertutup itu juga tidak terlalu mewah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kyle Patrick jadi pembuka acara konser yang berlangsung kurang lebih 150 menit itu dengan membawakan 6 lagu. Vokalis band Click Five itu juga tak lupa menyapa penonton yang datang dengan menggunakan bahasa Indonesia.
Histeria penonton yang menunggu penampilan The Wanted akhirnya berakhir. Lagu βInvinvibleβ jadi pembuka dengan kemudian membawakan single ketiga dari album pertama mereka berjudul βLose My Mindβ.
βRocketβ dan βLightningβ berurutan dinyanyikan untuk lagu ketiga dan keempat. Pertunjukan semakin meriah tatkala Nathan mengajak para personil lainnya mengajak penonton ke atas panggung untuk menyanyi bersama lagu βHeart Vacancyβ.
5 penonton tersebut sangat beruntung karena mendapatkan sebuah ciuman dan pelukan dari masing-masing personil yang masih berusia 18 hingga 22 tahun. Penonton lain pun sepertinya sangat iri dengan terus berteriak-teriak.
Saat mereka menyanyikan lagu itu, para penonton yang awalnya berada di tribun menerobos masuk ke wilayah festival. Konser berlanjut sampai tidak tahu apakah The Wanted ngefans dengan band Coldplay atau tidak karena di lagu-lagu berikutnya mereka membawakan lagu Chris Martin cs.
Ada 4 lagu Coldplay yang dibawakan oleh boyband yang dibentuk oleh Jayne Collins. βViva La Vidaβ, βEvery Teardrop Is A Waterfall, βParadiseβ, dan βFix Youβ jadi tembang yang mereka pilih untuk melantunkannya.
Menariknya saat coba merefresh lagu-lagu Coldplay itu mereka tampil dengan menggunakan alat-alat musik. Max George memegang bass, lalu Nathan Sykes memainkan keyboard, dan Tom Parker dengan gitar listriknya.
Kredit poin lebih layak diberikan Tom karena ia begitu baik memainkan gitarnya.4 lagu terakhir seperti jadi puncak kemeriahan acara tersebut.
βChasing The Sumβ dibawakan mereka dengan hentakan yang hebat diikuti oleh penonton yang loncat-loncat dan tak segan mengeluarkan suaranya. Lagu βAll Time Lowβ pun begitu.
Single βI Found Youβ dan βGlad You Comeβ jadi penutup acara konser tersebut. Meski begitu, konser The Wanted terasa kurang gereget dan terkesan hambar. Hal itu dikarenakan layaknya boyband yang identik dengan dance, tapi mereka tidak terlalu memperlihatkan gerak tubuh mereka.
(nu2/nu2)











































