"Inilah faktanya. Media sosial telah menjadi radio baru. Mereka (One Direction) hidup di sana. Begitu juga penggemar mereka, dan ini membantu menciptakan ilusi bahwa mereka bisa lebih dekat dengan penggemar," ucap Sonny Takhar, direktur Syco Records yang memproduksi album perdana One Direction 'Up All Night'.
Hingga Juli 2012, tercatat akun Twitter One Direction telah memiliki lebih dari 5 juta followers. Selain itu, lebih dari 204 juta penonton di Youtube dan 4 juta like di Facebook.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Album perdana One Direction berhasil membuat rekor di tangga lagu Amerika Serikat, Billboard 200. Prestasi mencengangkan itu membuat mereka mencatatkan diri sebagai artis Inggris pertama yang memasuki Billboard dan langsung melesat ke posisi puncak dengan album perdana, menyingkirkan rekor sebelumnya, Bruce Springsteen dan Adele dari puncak tangga lagu.
Rekor itu bahkan juga melewati prestasi musisi Inggris lainnya seperti The Rolling Stones dan The Beatles. Kehadiran mereka dianggap sebagai pembawa kembali zaman keemasan yang dulu dihiasi para jawara boyband seperti Backstreet Boys, Westlife dan 'N Sync.
"Sepertinya aneh jika dibandingkan dengan grup musik sebesar mereka, mengingat Beatles dan Rolling Stones merupakan ikon musik. Kami kehilangan kata-kata ketika tahu menjadi grup musik Inggris pertama album debutnya langsung berada di nomor satu. Ini seperti mimpi. Kami ingin berterima kasih pada semuanya, setiap penggemar kami di AS yang membeli album kami. Kami juga ingin berterima kasih pada publik Amerika yang sangat mendukung kami," ucap boyband dengan personel yang usianya rata-rata di bawah 20 tahun itu.

Penampilan panggung Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles dan Louis Tomlinson selalu dipadati Directioners (istilah untuk penggemar One Direction). One Direction adalah pujaan para remaja di seluruh dunia. Oleh sebab itu, tidak berlebihan bila mereka dijuluki sebagai pembawa wabah Inggris baru, atau "British Invasion" di Amerika Serikat dan seluruh dunia.
Setiap anggota juga dikenal dengan ciri-khasnya masing-masing. Seperti "Niall yang imut", "Zayn yang tenang dan misterius", "Liam yang bijaksana", "Harry yang tampan", dan "Louis yang lucu".
Selain menggebrak di panggung musik, One Direction juga berkontribusi dalam beberapa kegiatan amal. Pada 2010, saat mereka berlima masih jadi kontestan The X Factor, One Direction bersama sebelas kontestan lainnya merilis sebuah singel gubahan dari lagu David Bowie yang berjudul 'Heroes' untuk tujuan amal.

Lagu itu direkam pada 18 Oktober 2010 dan hasil penjualannya digunakan untuk membantu sebuah badan amal bernama Help for Heroes yang menyediakan fasilitas yang lebih baik bagi prajurit dan wanita Inggris yang terluka atau cacat akibat peperangan.
Pada September 2011, One Direction turut berpartisipasi dalam acara pengumpulan dana di BGC Charity Day 2011 untuk membantu warga negara Inggris yang kondisinya belum pulih pasca peristiwa 11 September 2001. Setelah itu, banyak kegiatan amal lainnya seperti mengumpulkan dana untuk membantu para penderita Alzheimer, membantu korban bencana, serta banyak lagi.
(ich/mmu)











































