Lady tiba di sana dengan mengendarai jet pribadinya dan langsung dikerumuni fotografer serta fans di bandara. Lady dijadwalkan untuk konser di Mall of Asia pada 21 dan 22 Mei 2012.
Sekitar 200-an remaja Kristiani berdemo di Manila memegang spanduk bertuliskan "respect our faith' dan "stop the blasphemy". Para remaja yang menamai dirinya Biblemode Youth Philippines itu berencana untuk mengawasi konser tersebut di dekat arena Mall of Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ia menyatakan pandangan yang menyimpang tentang Yesus Kristus dan bagi kami ia menyerang Alkitab Kristiani. Musiknya dan segala tentangnya berbeda dari nilai-nilai ajaran kita," ujar pemimpin grup Ruben Abante.
Meskipun mendapatkan protes, konser Lady di Filipina jalan terus. Tentu saja sang Mother Monster tersebut menaati ketentuan yang diberikan promotor dan pemerintah setempat.
Tentu saja ini bukan kali pertamanya Lady Gaga mendapatkan protes. Di Korea Selatan konser Lady Gaga juga akhirnya ditutup untuk remaja di bawah usia 18 tahun. Di Tanah Air juga rencana konsernya pada 3 Juni mendatang masih menuai pro dan kontra.
(dee/mmu)










































