"Rasanya keluarga kita tambah besar. Awalnya kami berenam, lalu orang tua kami ikut membantu sampai akhirnya mereka membuat 'Ikatan Orang Tua Nidji'. Keluarga kami semakin besar setelah masuk Musica, kenal bu Acin, ditambah lagi kru-kru kita, dan sampai sekarang Nidjiholic terus bertambah. Kita bersukur banget," ungkap sang vokalis Giring Ganesha saat jumpa Pers acara Satu Hati Satu Dekade Nidji di Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/3/2012).
Band yang digawangi Giring, Rama, Ariel, Adri, Andro, dan Rund mengaku bahwa tidak mudah melewati masa 10 tahun ini. Banyak hal-hal berat yang mereka lalui.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gue dulu waktu itu pernah hampir gampar-gamparan sama Rund, udah banting-banting koper, tapi akhirnya dilerai sama manajer. Intinya menjaga kekompakan itu harus ada bahan candaan, yaitu Randy Danishta. Dia selalu jadi bahan celaan," canda Giring seraya tertawa.
Walaupun sudah 10 tahun berkarya, band bergenre alternative pop ini akan tetap terus berkarya, bahkan bermimpi go International. Tidak tanggung-tanggung, Nidji akan merilis album keempat 'Liberty' versi Inggris yang berjudul 'Victory' di Australia.
"Tahun ini insya Allah go international mau rilis album 'Victory' di Australia. Kalau dikasih kesempatan lagi, terus kita harus pindah, kita akan pindah bawa keluarga kita keluar negeri untuk mengharumkan nama Indonesia," jelas suami Cynthia ini.
(kak/ich)











































