Pelarangan tersebut berkaitan dengan tato di tubuh Erykah yang bertuliskan Allah dalam huruf Arab. Hal itu dianggap melecehkan kaum Muslim. Ia pun memicu amarah warga Malaysia yang sebagian besar Islam.
Lebih dari 1.500 orang telah membeli tiket pertunjukan Erykah. Segala persiapan konser pun telah dilakukan dengan matang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyanyi berusia 41 tahun itu merasa sebaiknya soal foto tersebut tak perlu dipermasalahkan. Erykah mengambil foto tersebut terinspirasi dari foto dari 'The Holy Mountain' sebuah film karya Alejandro Jodorowsky pada 973.
"Saya rasa karya seni kerap kali disalahmengerti di kehidupan beragama, dan itu oke saja. Di Amerika, ada banyak perbedaan. Seni juga disalahmengerti tapi tak ada niat menyakiti untuk memakai nama Tuhan. Saya belajar dan mengerti tentang Islam di negara lain ketika kami bepergian," jelasnya.
(yla/mmu)











































