Konspirasi, Proyek Super Band Berbasis Grunge

Main Stage

Konspirasi, Proyek Super Band Berbasis Grunge

- detikHot
Rabu, 26 Okt 2011 11:09 WIB
Konspirasi, Proyek Super Band Berbasis Grunge
Jakarta - Perkenalkan, satu lagi band baru dengan wajah lama bernama Konspirasi. Band ini digawangi Edwin Marshal (gitaris Cokelat), Marcell Siahaan, Che (vokalis Cupumanik) dan Romy Sophiaan (bassis The Acid).

Edwin lebih suka menyebut proyek ini sebagai super band, karena orang-orang yang tergabung di dalamnya sudah cukup kenamaan di dunia musik dengan karier masing-masing. Keempatnya bersedia untuk "selingkuh" dari kegiatan musik mereka karena musik grunge.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boleh dibilang cikal-bakal Konspirasi adalah ide Edwin yang ingin punya sebuah band grunge. Musik grunge sudah lama menjadi referensi bermusik Edwin. Akhir 2009 lalu ia bicara dengan Marcell tentang idenya tersebut. Marcell menyukai ide yang digagas Edwin. Lalu gitaris Cokelat itu memilih Che yang tak lain vokalis Cupumanik sebagai vokalis.

Meski sudah punya band yang juga beraliran grunge, Che tak kuasa menolak semangat positif yang ditawarkan Edwin dan Marcell. Lalu Marcell pun mengajak Denny Hidayat, adik dari almarhum Ryan Hidayat untuk bergabung sebagai bassis.



"Gue pengen buat super band. Bukan digawangi newcomer tapi orang-orang yang sudah berpengalaman di dunia musik ini. Kenapa Marcell? Karena gue dan dia sama-sama anak band di Bandung era 90-an. Marcell salah satu penggemar grunge. Awalnya benar-benar nggak mikir mau jadi apa ini band, yang penting kita punya band grunge," kisah Edwin kepada detikhot.

"Ketika gue diajak Edwin, terus-terang saat itu memang lagi ada kerinduan untuk bikin band lagi. Gue menganggap ajakan ini sebagai sebuah kehormatan. Apalagi ketemu pelaku lainnya ternyata Che dan Denny mau bergabung. Latihan pertama langsung bikin tiga lagu. Wow banget buat gue," jelas Marcell.



Mendapat kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang Konspirasi sangatlah menyenangkan. Semangat baru benar-benar terpancar dari keempat personelnya. Yang pasti, mereka menjadikan band "selingkuhan" ini bukan sekadar iseng-iseng. Mereka begitu bersemangat dan optimis membawa Konspirasi terus berjalan ke tempat yang lebih tinggi dari sekarang.

Lalu Marcell bercerita tentang Denny yang di tengah perjalanan harus mundur dari Konspirasi. Tepatnya, saat itu Denny mendapat tawaran beasiswa sebagai pilot dan keluarganya pun sedang sangat membutuhkan dia. Marcell merasa, jika memaksakan kehendak agar Denny terus bersama Konspirasi akan sangat tidak baik. Akhirnya Romy yang tak lain adalah putra sulung almarhum aktor Sophan Sophiaan itu mengisi posisi bass.



"Kita benar-benar mencari yang nge-grunge. Dia tahu attitude grunge seperti apa dan bisa membawakannya. Akhirnya setahun kemarin Romy resmi bergabung," sambung Edwin.

Lalu apa misi Konspirasi? Perbincangan mereka dengan detikhot masih panjang. Simak terus dalam rubrik Main Stage Detikmusic.


(yla/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads