Pelantun 'Takkan Terganti' itu menilai, kebijakan untuk menghentikan RBT adalah langkah yang telalu ekstrem. Menurutnya, RBT tak ada kaitannya dengan masalah yang belakangan terjadi dalam tubuh operator selular.
"Yang ditindak sebenarnya jangan RBT-nya deh. Pasti ada cara lain dengan tidak ekstrem. Menurut gue itu agak berlebihan," tuturnya saat ditemui di !nsert Award di Studio Trans TV, Jakarta, Minggu (16/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan orang lain pokoknya yang kena. Kalau memang ada pencurian pulsa, yang melakukan ditindak dong. Menterinya katanya jago IT, cari cara lain dong jangan tutup sembarangan aja," kritiknya.
(nu2/mmu)











































