Warga Indonesia yang menjadi mahasiswa Monash University di Melbourne, Austalia membuat acara bernama 'Soundsekerta'. Dalam pre-event yang digelar pada 16 September lalu Nidji sudah didapuk sebagai bintang tamu.
Acara akbar akan digelar pada 2 Oktober mendatang. GIGI dan d'Massiv dipilih sebagai bintang tamu dalam acara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Armand menuturkan sejak 1994, GIGI sudah mendapat tawaran untuk berangkat konser di negeri Kanguru tersebut. Namun ternyata rencana tidak pernah berjalan mulus.
Meski senang dengan rencana konser tersebut, GIGI mengaku tidak mau membedakan konsernya di daerah Indonesia ataupun Australia. Mereka dijadwalkan untuk tampil selama satu jam dalam acara tersebut.
"Kami nggak mau membedakan konser di Indonesia dan luar negeri. Palingan kita nanya, album apa yang terakhir mereka dengerin. Tapi anak-anak Australia ngomong, album terakhir GIGI juga udah didengerin. Jadi GIGI bisa bawain lagu dari album awal sampai terakhir. Satu jamlah, kalau kelamaan manggung capek juga kali ya," jelas Armand.
(yla/mmu)











































