Musisi Jazz Indonesia Akan Ikut Tampil di Konser Incognito

Musisi Jazz Indonesia Akan Ikut Tampil di Konser Incognito

- detikHot
Minggu, 27 Mar 2011 18:55 WIB
Musisi Jazz Indonesia Akan Ikut Tampil di Konser Incognito
Jakarta - Sejumlah musisi jazz tanah air akan meramaikan konser Incognito yang akan digelar di Istora Senayan Jakarta, pada 29 April mendatang. Sebut saja seperti Barry Likumahuwa Project, Lala Suwages, Dira Sugandi dan masih banyak lagi.

Mereka semua akan menjadi band pembuka Incognito Live Concert 2011 mulai pukul 19.00-21.00 WIB. Tepat pukul 21.00-22.30 WIB, Incognito akan tampil di panggung utama menghibur seluruh penggemar dan pecinta musik jazz tanah air.

"Setelah penampilan Incognito, acara akan ditutup oleh penampilan DJ yang memainkan lagu-lagu remix Incognito. Penonton akan bersatu di arena lantai dansa raksasa yang tepat berada di depan panggung utama untuk bergoyang bersama," jelas penyelenggara Ramos Sihombing, dalam siaran persnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konser Incognito kali ini disebut-sebut sebagai konser terbesar dan terbaik di dunia. Selain menggunakan tata lampu yang canggih, dengan tampilan multimedia di tujuh layar raksasa serta berbagai special-effects (seperti sinar laser, pyro-technic, dry-ice, conveti, dll) akan membuat indah penampilan band tersebut.

Untuk pecinta musik jazz, khususnya Incognito sudah bisa mendapatkan tiket tersebut pada sejumlah tempat seperti Disc Tarra, Societie, Aquarius Mahakam, Hard Rock Cafe, Lokananta Terrace Cafe, Fachiriques, Rajakarcis.com dan Jazzuality.com, serta di kantor
penyelenggara TMW dan Shark Communications.

Harga tiket early-bird yang berlaku hingga 31 Maret untuk VIP sebesar Rp 800 ribu, untuk kelas Festival Rp 600 ribu dan Tribun Rp 450 ribu. Sedangkan untuk harga normal yang berlaku mulai 1-29 April untuk kelas VIP Rp 950 ribu, Festival Rp 750 ribu, dan Tribun Rp 600 ribu.

"Promotor juga akan menyumbangkan 10% dari setiap penjualan tiket kepada Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI), sebuah yayasan yang membantu anak-anak penderita kanker di Indonesia," kata Moko Yunus dari Shark Communications.

(rac/yla)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads