"Istri saya Pearl dan saya baru saja kembali dari Hawaii. Kami pergi ke sana dalam rangka babymoon'. Itu adalah sebuah liburan yang menyenangkan, super santai, tidak melakukan apa-apa kecuali nongkrong di pantai dan, oh ya, ada Tsunami," tulis Ian.
Ian bercerita ketika menerima kabar soal Tsunami di Jepang pertama kali, dirinya sedang melakukan makan malam bersama teman-temannya, sekitar jam 10 malam waktu setempat. Pada pukul 11.30, saat meninggalkan tempat makan malam, ia mulai melihat lalu lintas yang ramai orang-orang yang ingin keluar dari Waikiki, Hawaii. Ian dan istrinya tiba di hotel sekitar pukul 00:30 dini hari. Dan mereka langsung menyalakan televisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya mereka memang benar-benar melihat ombak itu datang. Tapi tidak besar. Ombak kecil yang bergerak dengan cepat itu datang berulang-ulang selama sekitar dua jam. Hingga akhirnya pada pukul 5.45 pagi Ian dan istrinya memutuskan untuk tidur meski pun mereka mendengar pengumuman bahwa ombak yang besar bisa datang kapan pun.
"Saya bahagia itu tidak terjadi," katanya.
Keesokan harinya mereka terbangun dan melihat kerusakan memang terjadi di pulau besar. Tapi menurut Ian itu tidak seberapa jika ia membandingkannya dengan apa yang terjadi di Jepang.
"Jika ombaknya seperti (di Jepang) itu, saya pasti sekarang sedang mengetik ini dari kasur saya 20 mil di laut lepas sana," tutup Ian.
Perihal kehamilan Pearl, Scott Ian telah mengumumkan bahwa dirinya tidak akan ikut tampil pada beberapa pertunjukan Anthrax (2-16 Juli) untuk menanti kelahiran anak pertamanya. Dan kekosongan itu nantinya akan diisi oleh gitaris Sepultura, Andreas Kisser.
(hkm/hkm)











































