Ini Dia Curhat Personel Jikustik Soal Pongki

Ini Dia Curhat Personel Jikustik Soal Pongki

- detikHot
Rabu, 09 Mar 2011 08:41 WIB
Ini Dia Curhat Personel Jikustik Soal Pongki
Jakarta - Bagaimana awal mula Pongki menyatakan tidak ingin menjadi vokalis Jikustik untuk sementara alias vakum. Personel Jikustik pun memaparkannya kepada detikhot.

Di sebuah wawancara dengan awak Jikustik, Aji Mirza hakim 'Icha' (bass), Adhitya Bhagaskara (keyboard), Brian Prasetyoadi (vokal), Dadaik (gitar) dan Carolus Liberianto (drum) di RCTI Jalan Raya Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakara Barat, Selasa (8/3/2011), mereka memaparkan kenapa Pongki vakum dari Jikustik.

Berikut petikan wawancarannya:

Bagaimana sebenarnya secara gamblang Pongki non aktif dari Jikustik?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adit: Untuk alasan kenapa Pongki memilih untuk tidak mau terlibat, saya sendiri juga kurang jelas dan tidak terlalu menanyakan.

Jadi awal dulu kita selesai album ke-8, kita menuju album ke-9. Pada saat itu rencana rilis 9 September 2009. Nah itu kan kita ada waktu kosong untuk ngumpulin materi. Di situ kita mau ada berbagai macam cara dan usaha supaya bisa menarik perhatian publik terutama. Termasuk salah satunya kita harus bersolo dulu semua. Kenapa? Cukup simple. Hanya untuk supaya diskografi kita banyak. Termasuk saat itu Pongki yang membentuk The Dance Company dengan teman-temannya, kita tahu.

Tapi setelah semua jalan, ketika (Pongki) disuruh balik untuk menyelesaikan demo atau yang akan menjadi master untuk album yang ke-9, Pongki memilih untuk tidak terlibat lagi. Entah karena ada perhatian baru atau lebih nyaman di situ (The Dance Company) atau apa, saya nggak tahu. Intinya dia memilih untuk tidak terlibat kembali dan dia menyatakan itu kebetulan kepada saya. Dia lebih memilih untuk terlibat dengan project-project lain, di mana waktu itu juga dia tidak memberitahu ke kita. Untuk masalah penjadwalan juga, ada jadwal Jikustik yang dia tabrak. Ada banyak komitmen yang sudah tidak sama. Akhirnya dia non aktif.

Status vokalis Jikustik sekarang (Brian) jika Pongki dinyatakan masih non aktif?

Icha: Sekarang Jikustik itu menurut saya ya yang ini, yang sekarang berlima. Secara teknis sih Brian di sini disebutkan sebagai additional vokalis. Tapi kalau saya bilang, itu hanya pembicaraan teknis, karena sekarang itu per personel di kontrak. Jadi selama memang cocok untuk kita dan bisa jalan bareng, ya akan jalan terus. Ya Brian sudah di sini (Jikustik) meskipun dengan status kontrak.

Apa tidak ada rencana kalian melakukan pembicaraan dengan Pongki supaya ada kejelasan?

Icha: Begini, sampai sekarang pun kami bingung, kami tidak diberi keputusan apa-apa dari Pongki. Jadi otomatis, kita juga nggak bisa memberi keputusan apapun ke dia. Tapi jujur ya, kalau Pongki pun mau balik, susah banget sih.

Apa Pongki tidak diberi tahu waktu Jikustik ada vokalis baru?

Icha: Saya sih nggak tahu patut diberi tahu juga atau nggak. Tapi menurut saya, toh selama dia tidak peduli dengan apa yang ada di Jikustik, saya pikir tidak ada pemberitahuan pun ya tidak masalah. Kami mau ngapain juga kayaknya dia (Pongki) nggak peduli. Ya sudah, biarin aja. Tapi saya pikir dia tahu. Kita jalan apa harus minta izin dia? Nggak perlu kan?

Apa vakumnya Pongki karena sering berkonflik dengan Icha?

Icha: Oh nggak. Tanya aja sama Pongki. Awal-awal Jikustik sih iya. Awal-awal Jikustik saya berkonflik dengan dia tapi lebih ke masalah pribadi. Tapi setelah berjalan, malah menurut saya, saya yang paling dekat dengan Pongki. Selama waktu itu juga kita sering saling curhat. Justru saya yang pertama kali mengucapkan selamat untuk The Dance Company waktu mereka manggung. Karena waktu itu saya nggak tahu di belakangnya seperti apa. Begitu saya tahu ceritanya lewat anak-anak sendiri (Jikustik) saya agak kecewa.

Kecewanya karena apa?

Icha: Saya pikir saya nggak mau bicara itu lagi, karena yang lalu ya sudah berlalu. Saya hanya fokus sekarang untuk membesarkan Jikustik. Jadi saya udah berapa kali kasih statement soal masalah itu ke media tentang kecewanya saya dulu dan saya tidak mau harus membuka luka lama dan harus berantem lagi. Cukup. Sekarang ini kita cuma mau fokus ke depan.

Kalau jujur, kalian lebih nyaman dengan Jikustik yang dulu atau sekarang?

Adit: Terus terang saya belum tahu. Cuma secara musikalitas, saya lebih senang yang sekarang.
Icha: Kalau saya sih lebih enak sekarang ya. Main musiknya kita lebih enjoy dan lepas.

Bagaimana rasanya jadi vokalis Jikustik? Apakah ada beban?


Brian: Ya pertama-tama saya pastinya surprise. Senang banget bisa gabung di band yang sudah punya nama besar. Untuk pertamanya memang beban, tapi dengan berjalannya waktu saya mencoba beradaptasi dan mempelajari. Sekarang sih saya sudah bisa enjoy dengan semua.
(ebi/hkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads