Kesedihan itu tengah menggeliat di diri penyayi jazz Dira Sugandi. Dengan sangat menyesal, Dira tak saksikan aksi Santana.
"Saya nggak nonton siapa-siapa, sudah terlalu capek. Karena besok saya ingin nyanyi 2 kali lagi sampe Minggu," kata perempuan kelahiran 29 Juli 1979 itu saat berbincang di Stage Java Jazz Festival di PRJ, Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, masih ada yang mengganjal di pikiran sahabat Dwiki Dharmawan itu. Tidak lain, Dira begitu menyesal tidak menonton gitaris asal Amerika Latin, Santana.
"Begitu datang ke sini, banyak yang saya mau tonton. Ada Ron King, Corinne Bailiy Rae, Santana juga. Tapi ternyata cuma wacana aja," katanya seraya tertawa.
Santana, papar Dira, adalah sosok musisi legendaris. Jadi jika Santana datang ke Indonesia maka wajib di tonton. "Iya emang harus sih. Tapi yah bagaimana," paparnya.
Dira menjelaskan dirinya mengenal Santana sejak belia. Kebetulah semasa dirinya masih kecil, sang ayah selalu memutar lagu Santana. Tidak hanya itu, ibundanya juga ikut terbawa suka, termasuk adik-adiknya.
"Cuma saya nggak tau semua. Tapi memang sering dengar dan akrab banget di telinga," tutupnya.
(ebi/hkm)











































