Dituturkan Rayi, salah satu personel RAN, ia tidak ingin membuat musik religi hanya karena memanfaatkan momentum bulan Ramadan. Cowok berkawat gigi itu beranggapan kalau musik religi itu harus memiliki unsur dakwah.
"Lagu religi itu biasanya juga memberi dakwah. Kita belum merasa pada waktunya memberi ceramah soal agama, belum pantas, sebagai umat kita merasa belum sempurna," ujar Rayi, saat ditemui usai mengisi acara 'Dahsyat' di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (2/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kan nyanyi, jadi kadang rada kering, jadi mental harus kuat biar tahan puasanya. Tahun kemarin bolong empat karena sakit," tambah Rayi yang menargetkan berpuasa satu bulan penuh tahun ini.
(ich/iy)











































