Rencana tuntutan tersebut berawal saat Jennifer membatalkan diri untuk tampil di pembukaan Hotel Cratos Premium di Turki yang akan dilaksanakan pada 24 Juli 2010 mendatang. "Jika ia tidak muncul untuk konser, kami akan mulai pilih prosedur lain dengan mengklaim Rp 315 sampai Rp 360 miliar," ujar salah seorang pihak hotel, Boss Murat Bozoglu, seperti di lansir AFP, Kamis (14/7/2010).
Istri Mark Anthony itu memilih membatalkan penampilannya di Hotel Cratos Premium setelah mendapat kritikan dari organisasi The Cyprus Action Network of America (CANA). Organisasi tersebut merupakan organisasi yang memperjuangkan hak asasi penduduk Cyprus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jennifer Lopez tidak mau mendukung wilayah, negara atau institusi apapun yang terkait dengan pelanggaram hak asasi manusia," ujar juru bicara penyanyi Latin itu.
Menurut si juru bicara lagi, keputusan tersebut diambil setelah tim manajemen melakukan rangkaian diskusi. "Ini menunjukkan bahwa kami sangat peduli dengan masalah politik yang terjadi di sana," jelasnya.
(eny/yla)











































