Band yang terbentuk 5 tahun lalu di Palembang itu masih mengingat masa-masa awal saat harus merangkak memulai karirnya. Saat hijrah ke Jakarta, awak Armada serba kesulitan materi.
"Kami benar-benar hidup amat sederhana. Makan mie goreng, dan mie rebus setiap harinya. Bahkan kalau benar-benar nggak ada uang, kami cuma rebus air untuk diminum supaya menghindari rasa lapar," kisah sang vokalis, Rizal, saat ditemui di Kantor e-Motion, Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhirnya perjuangan selama lima tahun ini bisa membawa hasil," lanjut Rizal. (ebi/iy)











































