"Nggak ada masalah. Itu sebagai ajang promo musik Indonesia. Gue sebagai pelaku ngerti kebutuhannya seperti apa," ujar Edwin ketika menyambangi kantor detik.com, baru-baru ini.
Menurut Edwin, bermain playback sama konsepnya dengan ketika syuting video klip. Terkadang playback juga membantu musisi mengatasi ketatnya jadwal mereka. Playback tidak memerlukan sound check dan hal tersebut dinilai sangat meringankan. Bermain aman tanpa terlalu lelah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanpa bisa disangkal, acara playback ratingnya tinggi. Masyarakat pengen dengar lagu tapi juga lihat pelakunya," jelas Edwin.
Kakak Ernest 'Cokelat' itu juga menyayangkan mengapa baru sekarang kembali meributkan soal playback. Sementara acara musik di TV semakin tinggi.
"Aku sih nggak masalah mereka setuju apa nggak. Tapi coba ditanya, yang nggak setuju itu mungkin belum pernah playback. Karena justru banyak band besar yang sekarang memilih playback ketika main di acara live, saya nggak perlu sebutlah," tutur Edwin.
(yla/iy)











































