Dilansir NME, Rabu (14/4/2010), partai yang dipimpin David Cameron itu menggunakan lagu tersebut tanpa permisi. Sang drummer, Richard Hudges, menuliskan kekesalannya via Twitter.
"Saya terkejut. Asal tahu saja, kami tidak ditanyai (izin). Saya tidak akan memilih mereka," tulis Richard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara itu dihadiri 500 kandidat Partai Konservatif ditambah para pendukung dan media. Band asal Eat Sussex, Inggris yang dibentuk tahun 1997 itu merilis 'Everybody's Changing' sebagai singel kedua dari album perdana mereka, 'Hopes and Fears'.
Album tersebut berperan besar menggaungkan nama band yang digawangi Tom Chaplin cs itu di kancah musik dunia. Album ini sanggup bertengger di puncak tangga lagu Inggris dan dinobatkan sebagai album dengan penjualan terbaik. Terjual sebanyak lebih dari 2,5 juta kopi di Inggris. (yla/iy)











































