Penampilan Babyface di bagian awal sempat ditonton Wakil Presiden Boediono. Setengah jam berlalu, Boediono pun meninggalkan arena JJF di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, 7 Maret 2010.
Konser terus berlanjut. Pintu masuk hall A2 sempat tak dijaga ketat. Penonton yang tak membeli tiket spesial show bisa melenggang masuk dengan bebas. Namun hal hanya berlangsung sekitar 20 menit, petugas kemudian mulai memeriksa tiket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Babyface yang mengenakan setelan jas hitam itu juga bicara soal kekagumannya terhadap sang King of Pop, Michael Jackson. Bagaimana ia berhasil mengelabui manajer Michael hingga bisa berbincang dengan sang idola.
"Waktu itu saya pura-pura jadi kepala sekolah SMU Indiana saat Michael akan konser di kota asal saya itu. Saya minta izin agar murid saya bisa mewawancarainya. Saya bilang namanya Kenny (nama depan Babyface .red)," kisah Babyface.
Namun penipuan itu pun berbuah manis. Ia dan Michael pun berteman baik hingga akhir hayat sang idola.
"Saya selalu ingin bisa menandingi dia. Dia teman baik saya," kenang Babyface.
Ia pun membawakan sebuah lagu barunya yang diciptakan spesial untuk Michael. Selain itu Babyface juga sempat menyanyikan lagu ciptaannya, 'Can We Talk' yang pernah dipopulerkan Code Red.
Pertunjukan Babyface selama 90 menit tersebut pun jelas memuaskan penonon setianya. Konser ditutup dengan lagu 'Change the World' milik Eric Clapton. (yla/yla)











































