Konser The Beatles Forever: Obat Rindu Beatlemania

Konser The Beatles Forever: Obat Rindu Beatlemania

- detikHot
Rabu, 17 Feb 2010 02:24 WIB
Konser The Beatles Forever: Obat Rindu Beatlemania
Jakarta - Lagu-lagu The Beatles masih saja dikenang dan ditunggu untuk didengarkan. Bagi penggemar Beatles, banyak memori yang membekas saat mendengar lagu-lagu karya John Lennon cs itu.

Kali ini 'The Beatles' hadir di Jakarta dengan konser bertajuk 'The Beatles Forever'.Tentunya bukan The Beatles asli yang tampil, melainkan The Fab Four asal Australia. Konser itu diadakan di Hotel Ritz Calton, SCBD, Jakarta Selasa (16/2/2010) pukul 20.00 WIB.

The Fab Four didapuk untuk memainkan nomor-nomor hits Beatles. Seperti biasa, mereka pun memakai aksesoris dan kostum yang persis dengan para personel Beatles. Tak hanya itu, gayanya pun sama. Seperti Paul McCartney yang aktraktif, John Lennon yang cool, George Harrison yang pendiam dan pasif, dan Ringgo Starr yang tak banyak bicara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konser itu dimulai sedikit terlambat dari jadwal semula. Band tribute Beatles asal Indonesia, G-Pluck membuka konser. Mereka memainkan 12 lagu. Nomor-nomor yang nge-hits era pertengahan Beatles berdiri cukup membuat panas Beatlemania yang kebanyakan sudah paruh baya.Β  'A Day in The Life', 'Strawberry Fields Forever', 'Long and Windding Road' cukup membuat penonton terbuai dengan nostalgia tahun 60an.

Di kalangan Beatlemania Jakarta, G-Pluck memang sudah tak asing lagi. Mereka kerap didapuk menjadi pengisi acara di peringatan terpenting Beatles, seperti ulang tahun, kematian John Lennon, dan sebagainya. Awak G-Pluck terdiri dari Awan Garnida sebagai Paul, Andnan Sigit sebagai Lennon, Wawan sebagau George, Beni Pratama sebagai Ringgo.

Setelah 12 nomor hits Beatles beres dimainkan, G-Pluck pun angkat kaki dari panggung yang ditata sederhana selayaknya tahun 60an itu. The Fab Four pun beraksi, setelah membuat penonton penasaran dengan aksi panggungnya. Mereka langsung membuka konserΒ  dengan 'I Saw Her Standing There' yag bertempo beat. Sontak penonton pun menggelengkan kepala dan bergoyang sambil duduk. Kurang dari 15 lagu mereka mainkan. Sebagian besar nomor bertempo dan bernada keras yang mereka bawakan.

Sebagai band tribute Beatles, The Fab Four sudah melanglang buana. Awaknya, Ron McNeil. Sebagai Lennon, Ardy Sarraf sebagai Paul, Michael Amador sebagai George, dan Rolo Sandoval sebagai Ringgo sudah eksis membawakan nomor-nomor Beatles sejak 1997 silam. Pengalamannya mengikuti festival Beatles pun tak diragukan. Mereka dikenal mampu mengadaptasi semua mimik, cara bicara, bahkan kelakuan personel Beatles saat di atas panggung.

The Fab Four membawakan lagu Beatles dengan sangat baik, bahkan nyaris sama dengan aslinya. Mereka pun berkali-kali berinteraksi dengan beatlemania. Bahkan bercanda di atas panggung, persis candaan di konser-konser Beatles era 60an.

Sayangnya tata suara panggung saat itu beberapa kali mengalami banyak masalah. Seperti suara mic hilang, suara sound system berdengung, dan tidak meratanya tata
suara antara gitar, vokal, dan bass. Namun itu semua bisa dikendalikan The Fab Four di atas panggung. Mereka pun cukup tenang menghadapi masalah tata suara itu.

Kebanyakan yang datang ke konser 'Forever Beatles' merupakan generasi era 60 sampai 70an. Mereka mengaku ingin menonton karena rindu dengan lagu-lagu Beatles, apalagi kali ini dibawakan oleh band tribute legendaris asal Liverpool, Inggris itu. Namun tak semua orang tua yang datang, ada juga anak muda dan pengantin baru yang sengaja ingin menikmati The Beatles dari dekat. Dari sekitas 1000 beatlemania yang datang, salah satu yang mengaku bernostalgia adalah Odi. Dia datang bersama istrinya, Joice.

"Beatles itu sudah menyatu dengan diri saja, jiwa saya tak bisa dilepaskan dengan John dan kawan-kawan. Banyak lagu-lagu mereka yang menjadi kenangan untuk saya, bahkan saya dan istri," kata Odi, pria paruh baya saat berbincang dengan detikhot seusai konser, Selasa (16/2/2010) malam.

Di luar area konser dipajang pernak penik Beatles dari seorang kolektor Beatles. Seperti boneka, music box, dan print out album Beatles yang dibingkai. CD copy master berisi semua album Beatles pun dijual dengan bandrol harga Rp 2,5 juta. Pernak pernik miniatur drum, gitar, dan bass pun dijual dengan harga mulai Rp 250 ribu. Ada juga kaos bergambarkan Beatles yang dilepas dengan harga Rp 150 ribu. Malam itu benar-benar membawa kenangan seputar masa lalu dari The Beatles. (ebi/eny)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads