"Rp 15 juta tampil sehari. Minus one tanpa band," ujar Petrus Idi Darmono dari manajemen Kampung Artis ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2009).
Diakui Petrus, jadwal Mbah Surip memang padat, namun ia bukan berasal darinya. Selama sebulan berada di naungan manajemen Kampung Artis, baru tiga kali mereka memberikan pekerjaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama bersama manajemen tersebut, keputusan jadwal ada di tangan Varid, anak keduanya. Padahal manajemen tersebut telah membuat perjanjian untuk 3 tahun ke depan.
"Sekarang kita akan mengoptimalkan semua aset Mbah dan hasilnya untuk keluarga karena kita merasa kita nggak becus. Karena baru punya tiga proyek," jelasnya.
(yla/yla)











































