Terbukti pentas Soulvibe di ruang Cendrawasih 1 & 2 pada pukul 16.30 WIB langsung dipadati penonton. Sebanyak 6.000 penonton yang lebih banyak anak remaja itu rela berdesakan. Begitu juga dengan penampilan Aksan Sjuman di Assembly 1 pukul 17.00 WIB.
Tak lama berselang, Jason Mraz tampil. Jason naik pentas sekitar pukul 18.10 WIB. Namun antrian panjang hingga ke Exhibition Hall bisa dilihat sejak satu setengah jam sebelumnya. Para penonton yang telah membeli tiket special show itu rela mengantri demi mendapatkan posisi ternyaman melihat Mraz beraksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RAN kemudian jadi buruan. Band trio tersebut pentas di Exhibition Hall B pada pukul 19.45 WIB. Penonton super ramai namun sayang tata suara di arena tersebut kurang mantap. Sehingga penonton bagian belakang tak bisa menikmati pertunjukan. Padahal RAN beraksi maksimal dengan kostum berwarna coklat.
Syaharani & Queen Firework menyita perhatian di Cendrawasih 3 disusul kemudian aksi Tohpati yang menggaet Dewa Budjana di ruang Assembly 2. Begitu juga saat Glenn Fredly yang mempersembahkan konsernya pada Chrisye dimulai pukul 20.35 WIB di Plenary Hall. Lunjakan penonton di ruangan tersebut tak bisa terelakkan. Bagian tribun terisi penuh begiu juga dengan festival. Sementara masih banyak penonton yang rela berdiri di luar Plenary seraya mendengar aksi Glen dari kejauhan.
Twentyfirst Night jadi musisi Indonesia penutup di hari kedua Java Jazz yang tampil pukul 23.30 WIB. Terlihat Angga vokalis Maliq & d'Essentials turun bergabung di atas pentas band yang baru menelurkan album bertajuk 'Di Atas Awan' itu.
Sebenarnya musisi manca negara pun bertebaran di perhelatan jazz tahunan itu. Sebut saja Eclairs, Chaseiro Reunion, Christian Cuturuffo Quinteto dari Chili, Quasimode dari Jepang serta Prasana dari India. Namun jumlah kerumunan tak seheboh pentas musisi Indonesia. Kecuali untuk Laura Fygi yang tampak menitikkan air mata saat menjiwai lagunya.
Pertunjukan menjelang pagi ditutup dengan Mike Stern feat Dave Weckl juga Ron King Big Band. Roy Ayers pun mengobati lelah penonton. Mereka bermain-main di atas pentas dengan iringan musik jazz yang menyenangkan.
Festival kali ini berakhir sekitar pukul 02.00 WIB. Jumlah penonton hari kedua diperkirakan sedikit lebih banyak dari hari pertamanya. Sekitaran 13.000 penonton menghambur berburu musisi kesayangan mereka dan lokasi acara pun terasa semakin sempit.
Belum puas dengan dua hari perburuan musisi jazz? Jangan lewatkan hari terakhirnya ya!
(yla/yla)











































