Rihanna Ingin Pengamanan Seperti Presiden

Rihanna Ingin Pengamanan Seperti Presiden

- detikHot
Senin, 09 Feb 2009 15:46 WIB
Jakarta - Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, tampaknya harus siap disaingi dalam soal pengamanan. Itu karena penyanyi Rihanna menuntut pengamanan super ketat saat dirinya manggung di Jakarta 12 Februari 2009 nanti.

Mau tak mau promotor Show Master yang mengundang Rihanna ke Jakarta harus menyiapkan pasukan khusus seperti Gegana dan Densus 88 Anti Teror Polri.

"Soal pengamanan dia (Rihanna-red) minta sama seperti Presiden. Yah kita akan penuhi lah, kayak Gegana, tim anti teror dan polisi satwa, jelas Troy Warokka, dari Show Master, saat ditemui di Dragon Fly, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Troy melanjutkan pengamanan super ketat semacam itu sudah menjadi hal yang biasa bagi artis internasional sekaliber Rihanna. Upaya itu dilakukan juga untuk menunjukkan kalau Indonesia adalah negara yang aman.

Tak hanya menjanjikan pengamana super ketat, Troy juga mengirimkan sejumlah kliping kepada manajemen pelantun 'Umberlla' itu mengenai kondisi keamanan terakhir di Indonesia. "Soalnya dia agak shok dengan pemberitaan soal Indonesia saat di Australia," imbuh Troy.

Show Master pun berharap Rihanna beserta krunya yang berjumlah lebih dari 40 orang sudah mendarat di Jakarta pada 11 Februari 2009. Itu dilakukan agar persiapan Show Master dapat seiring dengan keinginan manajemen Rihanna.

Jika Rihanna batal lagi datang ke Jakarta, Troy mengaku tak terlalu khawatir. Karena manajemen Rihanna diharuskan membayar denda sesuai dengan kontrak yang telah disepakati sebelumnya. "Soal jumlahnya saya nggak bisa kasih tau yah, nggak etis. Yah mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa yah," pungkasnya. (fjr/fjr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads