Mau tak mau promotor Show Master yang mengundang Rihanna ke Jakarta harus menyiapkan pasukan khusus seperti Gegana dan Densus 88 Anti Teror Polri.
"Soal pengamanan dia (Rihanna-red) minta sama seperti Presiden. Yah kita akan penuhi lah, kayak Gegana, tim anti teror dan polisi satwa, jelas Troy Warokka, dari Show Master, saat ditemui di Dragon Fly, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya menjanjikan pengamana super ketat, Troy juga mengirimkan sejumlah kliping kepada manajemen pelantun 'Umberlla' itu mengenai kondisi keamanan terakhir di Indonesia. "Soalnya dia agak shok dengan pemberitaan soal Indonesia saat di Australia," imbuh Troy.
Show Master pun berharap Rihanna beserta krunya yang berjumlah lebih dari 40 orang sudah mendarat di Jakarta pada 11 Februari 2009. Itu dilakukan agar persiapan Show Master dapat seiring dengan keinginan manajemen Rihanna.
Jika Rihanna batal lagi datang ke Jakarta, Troy mengaku tak terlalu khawatir. Karena manajemen Rihanna diharuskan membayar denda sesuai dengan kontrak yang telah disepakati sebelumnya. "Soal jumlahnya saya nggak bisa kasih tau yah, nggak etis. Yah mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa yah," pungkasnya. (fjr/fjr)











































