Seharusnya hari ini (27/11) band metalcore asal California itu menggelar konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta selepas transit Bangkok. Namun tampaknya hal tersebut tidak akan terjadi.
"Iya mereka tertahan di Bangkok karena bandara Suvarnabhumi ditutup. Flight semua di cancel. Yang masuk nggak bisa keluar," ujar Pungky dari promotor Solucite kepada detikhot via ponselnya, Kamis (27/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Paling lambat tanggal 30 November mereka sudah akan main. Itu yang terburuknya dan terlambatnya. Kita sudah sent orang jemput mereka. Kita kirim orang ke Kamboja dan lewat jalur darat," jelas Pungky.
Peralatan konser As I Lay Dying pun terpaksa tertahan di bandara. Pihak band telah memberikan list alat yang segera disiapkan promotor untuk mengantisipasi barang yang belum bisa diambil di negara tersebut.
"Ya tentunya dari segi materi segala macam akan ada pembengkakan biaya. Yang lebih kita utamakan itu reputasi. Kita nggak mau dicap gagal. Apapun halangannya, berapapun costnya, As I Lay Dying akan konser di Jakarta," tegas Pungky.
Di situs resmi As I Lay Dying tercantum jadwal konser di Bangkok tanggal 29 November mendatang. Tapi konser tersebut telah dipastikan batal. Sehingga band yang telah menelurkan 6 album itu punya banyak waktu untuk segera tiba di Indonesia.
(yla/yla)











































