"Saya merasa dilecehkan ini. Dhani memberi laporan palsu ke polisi. Dhani ngelunjak," ujarnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (10/11/2008).
Dhani melaporkan Johannes dengan tuduhan penipuan. Pentolan Dewa 19 itu merasa ditipu dengan isi kontrak yang dibuat Aquarius dan pihaknya. Gara-gara kontrak tersebut, Dhani nyaris kehilangan rumahnya karena akan disita pengadilan.
"Pihak Aquarius pernah bilang 'Ini cuma kontrak formalitas'. Dia juga bilang tidak akan nuntut saya ataupun Dewa. Itu ada saksinya lho, anak-anak Dewa juga tahu. Jadi saya merasa di jebak dengan tipu muslihatnya mereka," keluh Dhani panjang lebar. Pernyataan itu dibuatnya Maret 2008 lalu usai melaporkan Johannes ke Polres Jakarta Pusat.
Pernyataan Dhani tersebut menurut Johannes sangat aneh. Ia justru merasa sebagai pihak yang dirugikan suami Maia Estianty itu.
Johannes merasa rugi karena sampai saat ini Dewa 19 masih berutang empat lagu pada Aquarius. Royalti untuk empat lagu itu Rp 140 juta sudah dibayar. Biaya Rp 500 juta untuk produksi juga telah diserahkan Aquarius pada Dhani.
"Semua sudah dipenuhi, tapi kok dia malah nyebrang ke EMI. Saya sih mengerti keinginan Dhani untuk go international. Saya cuma bisa bawa dia sampai Malaysia," urai Johannes.
(eny/eny)











































