"Nggak ada urusannya dengan sama gue, ini berkaitan dengan pihak-pihak tertentu dan berkompeten jika terjadi. Itu urusan pemerintah," ujar Didi saat ditemui di FX Plaza, Sabtu (25/10/2008).
Namun demikian Didi tetap perduli dengan keberadaan batik di Indonesia. Ia hanya bisa membantu lewat dukungan kepada pemuda-pemuda yang kreatif mengembangkan corak batik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata banyak banget pemuda kreatif, jadi batik makin jadi fashion. Semakin bisa dimacem-macemin," ujarnya.
Didi yang berasal dari Jawa, mengaku keluarganya pun tidak terlalu memaksa dirinya memakai batik disetiap acara keluarga. "Yang penting pada tempatnya aja. Kayak pakai batik kalau di acara kawinan," tandasnya.
(ebi/ebi)











































