Sebelum tampil di Hard Rock Cafe, EX Plaza, Jakarta, Senin (14/2/2011) malam, pelantun hits 'Barely Breathing' berbincang dengan detikhot. Duncan pun menceritakan sedikit soal 'Whisper House', album yang dirilisnya pada 2009. Album tersebut merupakan kumpulan lagu tema dari teater musikal dengan judul yang sama.
Selama wawancara, musisi berusia 41 tahun itu sangat ramah menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Ia tampak santai dengan jaket jeans dan celana pendeknya. Berikut petikan perbincangan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Whisper House' sebenarnya adalah sebuah cerita hantu.
Tentang apa?
Tentang Christopher, anak kecil yang ayahnya tewas saat Perang Dunia II. Sejak itu, Chris tinggal bersama sang bibi di sebuah mercusuar. Selama di sana, Chris selalu mendengar lagu-lagu aneh yang hanya bisa didengar olehnya.
Ini adalah cerita fiksi yang dibuat oleh sahabat saya, Kyle Jarrow. Dia yang membuat karakter Christopher.
Apakah 'Whisper House' akan ditampilkan di Broadway?
Wah itu adalah mimpi saya, saya sangat berharap sekali. Saya juga tidak menyangka teater musikal ini banyak peminatnya waktu digelar di San Diego (13 Januari). Kemungkinan akan dipertunjukan lagi di New York.
Kenapa Anda tertarik dengan teater musikal?
Sebetulnya saya juga tidak menyangka saya akan terjun di sini. Pertama kali saya kenal teater musikal saat kuliah. Saat itu saya sedang belajar agama Budha dengan teman saya, dia yang pertama kali mengenalkannya kepada saya.
Menggarap musik teater sangat menyenangkan. Saya bisa mengeksplor kemampuan saya, saya harus bisa mengkombinasikan antara musik dengan visual.
Lirik-lirik buatan Anda cukup berbeda. Apakah Anda bisa memberikan tips untuk menulis lirik?
Tulislah lirik-lirik yang belum pernah Anda dengar. Tulis hal-hal yang unik, namun Anda harus jujur dari dalam hari.
(hkm/mmu)











































