Selamat Jalan Andrey Chilling

Selamat Jalan Andrey Chilling

- detikHot
Senin, 31 Agu 2009 17:32 WIB
Selamat Jalan Andrey Chilling
Jakarta - Andrey Fahreza Bachtiar alias Andrey Chilling menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu (30/8) akibat kecelakaan. Chilling begitu ia akrab disapa adalah pribadi yang unik dan cuek.

Chilling memulai karirnya sebagai drummer profesional setelah pindah ke San Francisco. Tahun 90an dia kembali ke Indonesia dan mulai menjadi session player untuk Oppie Andaresta dan Imanez.

September 1996, pria berusia 34 tahun itu bergabung dengan band Flowers bersama Bongky, eks Slank. Meski usia Chilling di band tersebut tak bisa dibilang bertahan lama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Chilling itu kolokan. Kalau main tuh mencuri perhatian gitu. Dia selalu main dengan cara yang beda. Unik dan kadang aneh. Dalam semua hal, dia selalu mencari cara yang dia mau," ujar Bongky kepada detikhot via ponselnya, Senin (31/8/2009).

Tahun 2000 Chilling bergabung dengan band pop-jazz asal Bandung, Bunglon. Tak pernah mengikrarkan bubar, Bunglon tak lagi terdengar suaranya sejak sekitar tahun 2003.

Suami dari Imla Hadad itu selanjutnya brgabung dalam beberapa proyek aransemen musik elektronik. Awal 2008 ia juga bergabung dengan band Abdul and the Coffee Theory dan merilis album 'Lovable'.

"Gue selalu bercanda tiap ketemu. Selalu menemukan jokes baru. Chilling selalu cuek. Di sini lain, dia kayak mentor gue. Mendengar berita berpulangnya Chilling, gue sedih banget sih. Biasanya gue sore-sore nggak tahu ke mana, biasanya ke rumah dia," tutur Abdul kepada detikhot.

Selain membantu Abdul and the Coffee Theory, Chilling juga sibuk dengan studio rekamannya, Flip Studio di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Ia juga sedang sibuk mengerjakan band beraliran hip hop, nu jazz, dan soul funk dengan elemen elektronik bernama OrBeat Project.

Masih begitu banyak rencana besar Chilling dalam musik, namun langkahnya terpaksa berhenti. Chilling tewas seketika dalam kecelakaan mobil di kawasan Jalan Bukit Pakar Timur IV, Cimenyan, Bandung Barat. Kejadian tersebut berlangsung Minggu, 30 Agustus 2009 sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang teman Chilling, Jonathan yang diduga sebagai sopir juga tewas seketika. Sementara Ido yang juga berada dalam mobil tersebut masih kritis di Rumah Sakit Borromeus, Bandung.

Jenazah Chilling telah dimakamkan di TPU Jeruk Purut sekitar pukul 13.00 WIB. Istri dan anak semata wayang Chilling mengantar ke tempat peristirahat terakhirnya. Beberapa rekan musisi juga menghantarkan kepergian Chilling. Selamat jalan Andrey Chilling.
(yla/yla)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads