Pria kelahiran 30 April, 33 tahun lalu itu tidak alih profesi. Rendi melakoni pekerjaan sebagai guru itu dalam film layar lebar terbarunya.
"Kalau nggak berubah judulnya 'Ichsan'," ujarnya saat berbincang di Wisma Aldiron, Jl Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Kamis (27/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dituturkan Rendi, film itu menceritakan Ichsan, murid SD penderita autis dyslexia. Di sekolah, ia kerap disebut bodoh oleh beberapa guru.
Dikisahkan juga konflik antara dua kubu guru. Satu punya pemikiran kolot, juga ada kubu guru-guru muda yang open minded.
Pesan apa yang ingin disampaikan melalui film itu? "Buat pengajar Indonesia aja sih. Biar lebih concern sama anak-anaknya. Kalau ada anak bermasalah jangan langsung dijudge," tandasnya bijak. (dit/dit)











































