Dengan durasi sekitar 17 menit, film tersebut ditulis Yuliasri Perdani, mahasiswa Universitas Padjajaran jurusan Jurnalistik. Film tersebut berkisah tentang seorang gadis remaja bernama Azumi yang selalu ditinggal ibunya pergi ke luar negeri tanpa tujuan yang ia ketahui.
Azumi pun mencari jati diri dan terbawa kehidupan gemerlap kota. Satu waktu saat ia memutuskan untuk bercinta dengan kekasihnya di sebuah hotel, Azumi membawa film porno untuk ditonton bersama. Sesuatu pun terjadi di malam itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cuma 4 detik, tapi 4 detik itu yang jadi kunci dari cerita ini. Akhirnya yang nonton jadi bingung banget. Kenapa? Ada apa? Karena jadinya nggak jelas," ujar Yuliasri kepada detikhot ditemui di Bumi Sangkuriang, Bandung, Minggu (9/12/2007) sore.
"Bete iya, tapi mungkin memang harus begitu karena ini konsumsi televisi. Untung dalam roadshow ini nggak dipotong, jadi ceritanya masih utuh," tambah Yuliasri.
Dalam ajang ini 'Naughty Matahari' bersaing dengan 'Dami Bukan Dummy' yang juga dari Bandung' Enam finalis lainnya yaitu 'Mata Sinar' dan 'Sombo' dari Jakarta, 'Jalan Kan Kusebrangi' dan 'Cinta dalam Sepotong Es Krim' dari Yogyakarta serta '1000 Shura' dan 'Anak-anak yang Terlahir dari Doa' dari Surabaya.
(yla/yla)











































