Nia Dinata: 'Long Road to Heaven' Bukan Film Teroris

- detikHot
Jumat, 19 Jan 2007 18:48 WIB
Jakarta - Film pertama berkisah soal tragedi Bom Bali, 'Long Road to Heaven', segera rilis di bioskop. Nia Dinata, produser film tersebut menekankan, filmnya bukanlah film teroris.Nia mempercayakan Enison Sinaro sebagai sutradara film teranyarnya. Film yang syutingnya dilakukan di Jakarta dan Lombok itu, diklaimnya sebagai film Indonesia pertama yang berkisah tentang peristiwa Bom Bali 1. Dalam mengisahkan peristiwa Bom Bali, 'Long Road to Heaven' menggunakan berbagai sudut pandang. Ada sosok peselancar Amerika, Hannah Catrelle, tokoh muslim lokal, Haji Ismail, wartawan Australia, Liz Thompson dan supir taksi, Wayan Diya. Tak ketinggalan, para teroris mulai dari Hambali sampai Amrozi ikut hadir di film yang dibintangi Surya Saputra dan Alex Komang itu."Ini bukan film teroris, tapi film kemanusiaan. Nggak ada adegan berdarah-darah," ujar Nia di restoran Planet Hollywood, Jl. Jend. Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (19/1/2007).Dalam film berdurasi 120 menit itu, sebagian besar adegan bercerita tentang bagaimana para teroris melakukan perencanaan untuk membom Bali. Bagaimana Nia bisa tahu mengenai sepak terjang para teroris tersebut?Untuk gambaran tentang kehidupan teroris, sutradara 'Arisan' dan 'Ca Bau Kan' itu mengambilnya dari beberapa kliping koran dan berbagai rangkuman berita dari televisi. Namun Nia menekankan, kalau kisah dalam filmnya ini hanya fiksi belaka.

(eny/fta)