Diusir Warga, Pocong Keukeuh Gentayangan
Kamis, 21 Des 2006 15:48 WIB
Jakarta - Boneka pocong di kawasan Panglima Polim akan mengalami nasib yang sama dengan boneka pocong di jalan raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur. Diotopsi.Menurut salah satu staff promosi film 'Pocong 2', Dini, boneka pocong setinggi 12 meter tersebut dianggap meresahkan oleh warga Panglima Polim. Sejak dipasang Senin (18/12/2006) lalu, warga sudah minta boneka itu diturunkan."Sampai sekarang kita masih negosiasi. Kalau tetap harus diturunin, rencananya malam ini, jam 10, pasti diturunin," ujar Dini saat berbincang dengan detikhot Kamis (21/12/2006).Sebenarnya, dijelaskan Dini, pihak SinemArt tidak bermaksud membuat resah dengan boneka pocong tersebut. Tujuan mereka memasang boneka itu hanyalah untuk mempromosikan film 'Pocong 2', karya Rudi Soedjarwo.Awalnya SinemArt berencana melakukan promosi dengan memasang baliho film yang dibintangi Revalina S. Temat itu. Namun menurut Dini, ketimbang boneka pocong, baliho film 'Pocong 2' lebih terlihat menyeramkan. Daripada baliho tersebut dianggap meresahkan, pilihan promosi pun jatuh pada memasang boneka pocong dalam ukuran besar.Kembali ke soal boneka pocong yang berada di perempatan Panglima Polim, jika memang diturunkan, kemungkinan si pocong dipindah ke kawasan Pondok Indah dengan ukuran yang lebih kecil. Selain di Senayan dan Panglima Polim, boneka pocong juga ada di Makasar, Medan dan Surabaya. (eny/fta)











































