Keluarga Cemara 2 Tayang, Nia Ramadhani Beri Komentar

Mauludi Rismoyo - detikHot
Kamis, 23 Jun 2022 18:52 WIB
nia ramadhani
Keluarga Cemara 2 Tayang, Nia Ramadhani Beri Komentar. (Foto: dokumen pribadi)
Jakarta -

Film yang sempat melakukan penayangan perdananya dan mendapat tepukan gemuruh dari para penonton di event Balinale 2022 yakni Keluarga Cemara 2 kini akhirnya tayang di bioskop. Mulai hari ini film tersebut resmi beredar.

Pada penayangan perdananya ini, beberapa artis pun diketahui hadir dalam acara Gala Premiere. Salah satu di antaranya ialah Nia Ramadhani.

Kompak hadir bersama suami dan anak-anaknya, Nia terlihat menjadikan momen tersebut sebagai salah satu kegiatan keluarga.

Nia yang ditemui usai penayangan film pun mengakui bahwa Keluarga Cemara 2 merupakan film yang sangat cocok untuk ditonton bersama keluarga.

"Film keluarga yang mengisahkan cerita sehari-hari yang bisa membuat relate sama hubungan antara anak dan orang tuanya," ujar wanita keturunan Norwegia dan Belanda.

Tak hanya itu saja, ia juga menjelaskan bahwa terdapat banyak hikmah yang bisa dipetik sebagai sebuah kesatuan keluarga usai menonton film garapan Visinema Pictures tersebut.

"Dan senangnya dengan nonton film ini, bisa bikin anak kita yang pertama jadi ngerti gimana sebaiknya jadi seorang kakak nomor 1," tutur Nia.

Film Keluarga Cemara 2 sendiri mengisahkan tentang keberlanjutan keluarga Abah (Ringgo Agus) usai pandemi di mana semua hal terasa baik-baik saja.

Abah kembali mendapat pekerjaan, Euis (Adhisty Zara) mulai beranjak remaja, lalu Emak (Nirina Zubir) fokus merawat si bungsu Agil (Niloufer Bahalwa).

Di saat semua sibuk dengan kegiatannya masing-masing, Ara (Widuri Putri Sasono) rupanya kurang mendapat perhatian dan mulai merasa terasingkan.

Menanggapi keberhasilan film pertamanya di tahun 2018, Anggia Kharisma selaku produser yang kembali dengan membawa cerita dengan kemasan ringan namun mendalam pun berharap banyak orang bisa mendapat 'sesuatu' dari filmnya.

"Harapannya film Keluarga Cemara 2 bisa kita nikmati tanpa merasa digurui," kata Anggia.

(mau/pus)