ADVERTISEMENT

Gaji Turun 70% Usai Pandemi, Artis Hong Kong Ini Kesulitan Biayai Hidup Keluarga

Hafidjah Nuraulia - detikHot
Selasa, 22 Mar 2022 08:25 WIB
Penny Chan
Salah satu unggahan Penny Chan di Instagram. Dok. Instagram
Jakarta -

Tak hanya masyarakat biasa, kalangan artis pun merasakan dampak yang luar biasa ketika pandemi COVID-19 berlangsung di Hong Kong. Salah satu artis bernama Penny Chan mengungkapkan bahwa ia harus berjuang untuk membayar sewa dan makanan sehari-hari karena penghasilannya telah turun 70%.

Aktor sekaligus pembawa acara Hong Kong, Penny Chan merupakan artis dibawah manajemen stasiun TVB. Beberapa waktu lalu, ia mengungkapkan bahwa upah yang didapatkannya sebagai penyiar televisi tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Pria berusia 39 tahun ini telah bergabung dengan stasiun televisi TVB sejak 2010. Selama berkarir di industri hiburan, ia mengatakan baru kali ini pendapatannya sangat merosot hingga turun 70 persen. Hal ini terjadi sejak pandemi dimulai. Oleh sebab itu, ia harus berjuang mencari uang dengan cara lain untuk membayar sewa tempat tinggalnya dan makanan sehari-hari.

Penny yang sudah menikah dan memiliki dua putra berusia lima dan dua tahun itu mencari pekerjaan lain demi memenuhi kebutuhannya. Pekerjaan lain yang dijalaninya di luar industri hiburan, yaitu menjadi pelatih kebugaran atau fitness trainer. Di sisi lain, ia juga bekerja bersama Keith Mok di perusahaan panel surya.

Pekerjaannya itu berhasil menghasilkan upah sebesar 900 HKD atau senilai Rp 1,6 juta per harinya dengan durasi waktu kerja selama sembilan jam.

"Dua tahun ini telah menjadi titik terendah dalam hidup saya. Saya harus mendapatkan uang untuk menghidupi keluarga saya dan kami berada di bawah tekanan keuangan yang cukup besar, karena kami memiliki dua orang anak. Selain sebagai pelatih kebugaran, saya pernah mendaftar untuk menjadi pembalap, tetapi pada akhirnya saya mengundurkan diri," jelasnya dikutip dari 8 Days.

Sayangnya, beberapa waktu lalu, Penny Chan dikabarkan positif Covid 19. Ia pun terpaksa harus karantina di rumah dan tidak dapat bekerja.

"Saya akan tetap kuat dan berusaha untuk hidup. Saya ingin menjadi ayah yang bertanggung jawab dan saya percaya bahwa segala sesuatu akan menjadi lebih baik. Saya harap warga Hong Kong lainnya tetap kuat dan tidak pantang menyerah!" tambahnya.



Simak Video "Satgas Covid-19: Kasus Kematian Meningkat Selama 3 Hari Terakhir"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT