Jadi Pengidap Alzheimer, Maudy Koesnaedi Ingat Mendiang Ibunya

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Jumat, 21 Jan 2022 11:53 WIB
Film Pelangi Tanpa Warna
Pelangi Tanpa Warna menghadirkan kembali Rano Karno dan Maudy Koesnaedi. Foto: Falcon Pictures/ Istimewa
Jakarta -

Maudy Koesnaedi dituntut menjadi sosok Kirana seorang istri yang mengalami Alzheimer di film Pelangi Tanpa Warna. Menurut Maudy, dia berusaha mencari dan mendalami terkait Alzheimer karena minim pengetahuan.

"Dengan waktu yang ada saya berusaha melihat referensi-referensi film yang berkaitan dengan tokoh-tokoh Alzheimer. Membaca artikel, googling, lihat testimoni-testimoni (tentang Alzheimer)," kata Maudy dalam konferensi pers virtual.

Tak hanya itu, Maudy juga dibantu sang sutradara demi perannya tersebut. Dia juga banyak bertanya dengan pemain lainnya, Ratna Riantiarno.

"Sejujurnya memang selain dari kekhawatiran soal Zaenab dan Dul tampil berbeda ini juga masalah alzheimer yang saya nggak pernah tahu sama sekali. Beruntung sekali Mas Indra punya pengalaman personal jadi bisa membantu mengarahkan pada saat syuting," paparnya.

Selain itu, Maudy Koesnaedi mencoba mengingat ibunya yang sebelum meninggal dahulu. Hal itu menjadi tantangan sendiri untuk Maudy Koesnaedi.

"Mencoba ini sih mengingat kondisi fisik almarhumah ibu saya sebelum nggak ada. Saya melihat gestur-gestur yang masih saya tangkap dan masuk dalam kenangan saya," ungkapnya.

Maudy juga ingin penonton dapat melihat perbedaan lantaran kembali beradu akting dengan Rano Karno.

"Berusaha banget membuat chemistry antara Fedi dan Kirana itu berbeda banget dengan chemistry-nya Dul dan Zaenab. Mudah-mudahan sih bisa keliatan beda ya," pungkasnya.

Pelangi Tanpa Warna akan tayang di seluruh bioskop Indonesia, pada tanggal 17 Februari 2022. Pelangi Tanpa Warna berkisah tentang sosok Fedi (Rano Karno), yang rancangan indah dalam pernikahannya hancur karena sang istri mengidap Alzheimer. Dari hari ke hari, Kirana (Maudy Koesnaedi) terus melupakan semua hal sederhana hingga paling penting dalam hidupnya.

Situasi berubah menjadi penuh emosi hingga membuat ketenangan di rumah seolah menghilang, lalu berganti dengan kesedihan yang tak berkesudahan. Fedi terus diuji dengan kondisi Kirana yang semakin hari semakin menurun.

Tugas rumah tangga yang awalnya dipegang sang istri, kini dibebankan penuh padanya. Mampukah Fedi bertahan atau malah memilih menyerah?



Simak Video "Cerita Maudy Koesnaedi 10 Tahun Menjadi Produser Teater"
[Gambas:Video 20detik]
(fbr/tia)