Duh, Film Biografi Anita Mui Dituntut Keluarga

Hafidjah Nuraulia - detikHot
Kamis, 09 Des 2021 07:35 WIB
Anita, film dokumenter Anita Mui.
Poster film biografi Anita Mui. Dok. Ist
Jakarta -

Sejak perilisan film biografi Anita Mui, tak jarang pihak kerabat dan keluarga dari sang legendaris diva itu menjadi sorotan akhir-akhir ini. Kini adik Anita Mui belum lama ini dikabarkan mengajukan sebuah tuntutan pada pihak perusahaan produksi film atas pelanggaran hak cipta.

Awalnya, film biografi Anita Mui dibuat sebagai bentuk penghargaan atas karya-karyanya yang diberikan pada industri hiburan Hong Kong selama ini. Film tersebut juga mendapatkan ulasan yang positif bahkan sempat mencetak box office.

Selain menampilkan karya-karyanya, film ini juga menjadi obat rindu para penggemar Anita Mui pasca wafatnya sang bintang beberapa tahun lalu.

Namun, belum lama ini, saudara laki-laki mendiang Anita Mui, yakni Peter Mui Kai Ming dikabarkan telah mengajukan sebuah gugatan kepada pihak Edko Films atau perusahaan produksi film Anita pada 2 November lalu.

Peter mengajukan gugatan tersebut atas pelanggaran hak cipta dari dua brand yang diakui miliknya tampil dalam film tersebut.

Sementara itu, ibu Anita, Tam Mei Kam yang kini berusia 98 tahun ketika ditanyai kabar mengenai gugatan tersebut mengaku tak ikut campur.

"Memang apa yang telah ia lakukan? Aku tidak ada hubungannya dengan yang ia perbuat, lagipula mengapa ia pergi dan menuntut perusahaan itu?" ujar ibu Anita.

"Saya tidak bisa menghentikan perbuatannya, ia pasti telah dibutakan oleh keserakahan harta!" tambahnya.

Sejak Anita mencapai popularitas, tak jarang persoalan keluarganya memang menjadi berita utama di sejumlah surat kabar Hong Kong. Ia bahkan pernah akui bahwa memiliki hubungan yang kurang baik dengan keluarganya. Kakaknya, Ann Mui semasa hidupnya telah menjadi jembatan antara hubungan Anita dengan ibunya.

Meski demikian, sebelum kabar wafatnya pada tahun 2003, Anita sempat menuliskan sebuah surat wasiat yang berisikan mengenai harta warisannya. Sejumlah 100 juta HKD atau senilai Rp185 miliar, ia berikan pada pihak wali, dan tunjangan bulanan sebesar 70 ribu HKD atau sebesar Rp 129 juta dicairkan untuk biaya hidup ibunya.



Simak Video "Pemakaman Putri Nurul Arifin yang Penuh Haru"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)