Raih 14,7 Juta Penonton, Ini Alasan Yellowstone Wajib Ditonton

Atta Kharisma - detikHot
Kamis, 25 Nov 2021 23:00 WIB
Yellowstone
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Season ke-4 dari serial Yellowstone mendapat animo yang fantastis. Dua episode perdana yang tayang pada tanggal 7 November lalu di Amerika sukses meraih 12,7 juta orang penonton.

Data Nielsen Live+3 menunjukkan kalau angka tersebut berasal dari penonton yang menyaksikan premiere di Paramount Network dan tiga penayangan simulcasts di CMT, Pop, dan TV Land. Angka ini juga memperlihatkan kenaikan 66% jika dibandingkan dengan penayangan perdana season ke-3 yang ditonton oleh 7,6 juta orang.

Jika ditotal, episode perdana season ke-4 Yellowstone telah ditonton oleh 14,7 juta orang di Amerika. Yellowstone kini menyandang posisi nomor 1 di semua platform penayangan sepanjang tahun 2021 dan menjadi serial dengan jumlah penonton season premiere terbanyak sejak The Walking Dead di tahun 2017 silam.

Lantas apa sih yang membuat serial Yellowstone ini ditonton oleh banyak orang? Penasaran? Yuk cari tahu di artikel berikut.

1. Plot Koboi Klasik vs Perkembangan Era Modern yang Menegangkan

Yellowstone bercerita tentang keluarga Dutton, keluarga tradisional yang memiliki lahan peternakan terbesar di Amerika. Lahan yang luas dan penuh potensi milik keluarga Dutton itu mengundang perhatian para pengembang lahan yang menghalalkan segala cara, mulai dari menyuap politisi hingga membunuh, untuk merenggut lahan tersebut dari para Dutton. Selain itu, keluarga Dutton juga harus berhadapan dengan para Indian yang juga berusaha mengklaim lahan milik mereka.

2. Akting Kevin Costner yang Penuh Kharisma

Kevin Costner berperan sebagai John Dutton, kepala keluarga Dutton yang memiliki peternakan terbesar di Montana, Amerika. Pada awal seri, John digambarkan sebagai sosok yang terhormat dan berwibawa. Namun seiring berjalannya cerita, John menunjukkan sisi lain dirinya yang tidak segan-segan bertindak kriminal demi mempertahankan apa yang diyakininya.

Kevin sendiri merupakan aktor veteran yang sering terlibat dalam film koboi dan film bertemakan western lainnya. Yellowstone merupakan serial perdananya, dan dalam serial ini penonton bisa menyaksikan kepiawaian akting seorang Kevin Costner yang terasah lewat akumulasi film-film legendaris yang pernah ia mainkan.

YellowstoneYellowstone Foto: dok. Instagram/@yellowstone


3. Watak Anti-Hero yang Menarik

Penonton tidak akan menemukan plot tipikal good vs bad di serial ini. Setiap karakter memiliki alasan logis masing-masing yang membenarkan tindakan yang mereka lakukan.

Salah satunya adalah Thomas Rainwater (Gil Birmingham), orang kaya yang ingin menjatuhkan keluarga Dutton demi memperluas bisnisnya. Tapi dibalik itu, Thomas juga memiliki motif untuk memperjuangkan orang-orangnya. Hitam atau putihnya karakter hanya dapat dinilai lewat perspektif penonton yang menyaksikan.

4. Deretan Cast Penuh Bintang

Tidak hanya aktor kawakan seperti Kevin Costner dan Gil Birmingham saja, Yellowstone juga menampilkan deretan cast penuh bintang yang turut menambah keseruan alur cerita.

Luke Grimes memerankan watak Kayce Dutton, putra John yang bersengketa dengan ayahnya dan selalu membuat onar. Kemudian ada Kelly Reilly yang memerankan Beth Dutton, putri John yang cerdas dan ahli dalam memanipulasi orang lain untuk mendapatkan keinginannya. Lalu juga ada Wes Bentley yang bermain sebagai Jamie Dutton, putra John yang setia kepadanya dan selalu bersaing dengan saudarinya.

YellowstoneYellowstone Foto: dok. Instagram/@yellowstone

Selain itu, Yellowstone juga dibintangi aktor dan aktris ternama lain seperti Cole Hauser, Kelsey Asbille, Danny Houston, dan masih banyak lagi.

Bagaimana, apa kamu tertarik untuk menyaksikan serial Yellowstone ini? Kabar baiknya, serial hits ini akan segera tayang premiere di Indonesia pada tanggal 3 Desember mendatang di Mola.TV. Jadi segera langganan dan jangan sampai ketinggalan aksi John dan keluarga Dutton yang seru dan menegangkan.



Simak Video "Rossa Akui Sempat Takut Rugi saat Mau Bikin Film "
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)