Deretan Film Pendek Indonesia Peraih Penghargaan Internasional

Shifa Nur Fadilla - detikHot
Jumat, 22 Okt 2021 16:40 WIB
Film Tilik
Film pendek Indonesia yang berhasil meraih penghargaan internasional. Dok. YouTube/Ravacana Films
Jakarta -

Bicara tentang film, rasanya masih kurang jika tidak melibatkan film-film dengan durasi yang cukup pendek atau bisa disebut dengan film pendek atau short movie. Film pendek juga merupakan bagian dari dunia perfilman. Namun sayangnya, kebanyakan film pendek justru kurang diminati atau bahkan kurang diketahui oleh masyarakat.

Sejatinya, dengan durasi yang singkat film pendek biasanya justru mengandung begitu banyak makna. Tak jarang film-film pendek juga mampu menggugah emosi serta mengetuk hati para penontonnya.

Oleh karena itu, film pendek selalu memiliki tempat dalam setiap festival film di dunia. Tak terkecuali film-film pendek karya sineas Indonesia yang kerap kali hadir bahkan meraih penghargaan di ajang penghargaan internasional.

Berikut deretan film pendek Indonesia yang berhasil meraih penghargaan internasional.

1. Prenjak

Prenjak merupakn film pendek karya sutradara Wregas Bhanuteja yang telah diproduksi sejak tahun 2016. Film ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Diah yang sedang dihadapkan dengan buruknya kondisi ekonomi. Akhirnya Diah menjual batang korek api kepada laki-laki bernama Jarwo. Dengan korek api tersebut Jarwo bisa melihat bagian paling pribadi milik Diah dalam kegelapan.

Dibalut dengan sinematografi yang dapat memanjakan mata juga alur cerita yang menarik serta serat akan makna membuat film Prenjak ini berhasil meraih berbagai penghargaan internasional, seperti Winner of Leica Cine Discovery Prize for Best Short Film 55th Semaine de la Critique 2016, Winner of Cinema Nova Award for Best Short Film, Melbourne International Film Festival 2016.

2. 05.55

05.55 merupakan sebuah film dramatis yang dibalut dengan rasa haru, kekhawatiran dan juga ketakutan. Film 05.55 ini sangatlah unik karena menyajikan sebuah film tanpa dialog serta dibalut dengan format hitam putih.

Hal itu sebagai bentuk penggambaran terhadap bencana gempa bumi yang telah menghancurkan kota Yogyakarta. Film ini berhasil meraih beberapa penghargaan seperti banyak pada Global Short Film Award 2015 dan Festival Film Indonesia.

3. On The Origin of Fear (2016)

On The Origin of Fear merupakan film pendek karya sutradara Bayu Prihantono. Berlatar pada masa orde baru, film ini menceritakan kisah tentang berbagai kekerasan yang terjadi selama masa pemerintahan kala itu. Film On The Origin of Fear ini berhasil penghargaan dalam Festival Film Venice International 2016.

4. Something Old, New, Borrowed and Blue

Film pendek ini merupakan karya dari sutradara Mouly Surya. Something Old, New, Borrowed and Blue merupakan sebuah film pendek sebagai bentuk penggambaran atas budaya patriarki di Indonesia.

Film ini bercerita tentang percakapan antara ibu dan anak dalam detik-detik menuju pernikahan islam Jawa. Meski berdurasi cukup pendek namun film ini memiliki makna yang mendalam. Selain itu film ini juga telah berhasil meraih penghargaan 30th SGIFF Festival Opening 2020.

5. Tilik

Tilik rasanya sudah tidak lagi asing dikalangan masyarakat Indonesia, pasalnya film ini sempat menjadi sorotan masyarakat lantaran ceritanya yang sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Film karya sutradara Wahyu Agung Prasetyo ini bercerita tentang sekelompok perempuan dari desa yang akan menjenguk tetangganya di rumah sakit. Selain berhasil menjadi pusat perhatian masyarakat, film Tilik juga berhasil meraih penghargaan Official Selection World Cinema Amsterdam tahun 2019.



Simak Video "Lihat Kesuksesan Korsel, Makassar Dorong Sineas Lokal untuk Berkarya"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)