Fakta Menarik Film Susi Susanti: All Love, Kisah Inspiratif dari Dunia Bulutangkis

Shifa Nur Fadilla - detikHot
Selasa, 19 Okt 2021 16:40 WIB
Susi Susanti Love All
Fakta menarik di film Susi Susanti: Love All. Dok. Ist
Jakarta -

Bulutangkis rasanya sedang hangat-hangatnya menjadi perbincangan publik, lantaran para atlet bulu tangkis Indonesia telah berhasil meraih Piala Thomas 2021. Atlet-atlet dari cabang olahraga bulutangkis ini memang kerap kali meraih berbagai prestasi. Selain itu para atlet ini juga memiliki kisah-kisah inspiratif dibalik kesuksesannya.

Seperti halnya film Susi Susanti: All Love yang merupakan film biografi salah satu legenda bulutangkis Indonesia. Film ini menceritakan tentang kisah perjuangan atlet bulutangkis Indonesia, mulai dari awal perjalanan hidupnya hingga keputusannya untuk membangun keluarga.

Film Garapan sutradara Sim F ini dibintangi oleh Laura Basuki dan Dion Wiyoko sebagai pemeran utamanya. Ada berbagai fakta-fakta menarik dalam film tentang bulu tangkis ini dan berikut fakta-faktanya.

1. Kisah lika-liku kehidupan Susi Susanti

Film ini mengisahkan tentang perjalanan hidup Susi Susanti mulai dari awal ia menemukan mimpinya hingga lika-liku dalam merintis kariernya. Tidak hanya itu dalam film ini juga diceritakan pada masa remaja Susi sempat menekuni bidang lain selain bulutangkis.

2. Makna kata 'Love All' pada judul film

Pada film ini terdapat kata 'Love All' yang menyertai judul. 'Love All' bukan sembarang kata yang dipilih hanya sebagai pemanis dalam judul. Namun kata tersebut memiliki arti tersendiri dalam dunia bulutangkis juga dalam kehidupan Susi Susanti.

Dalam sebuah pertandingan bulu tangkis 'Love All' memiliki makna yaitu 0-0 atau nol-nol yang biasa diserukan oleh wasit sebagai tanda pertandingan dimulai. Selain itu, 'Love All' bagi Susi Susanti bermakna sebagai awal perjalanan hidupnya dalam meraih mimpi dan cita-citanya.

3. Dipenuhi dengan kisah inspiratif

Pencapain yang diraih oleh Susi Susanti bukan sekadar pencapaian biasa. Ia menjadi sosok yang dapat meraih mimpinya di tengah keadaan yang sulit dimana Indonesia sedang mengalami krisis ekonomi.

Tetap berpegang teguh pada kegigihannya Susi Susanti akhirnya dapat melewati masa-masa sulit tersebut. Bahkan ia berhasil meraih emas pada Olimpiade Barcelona pada 1992.

Susi Susanti Love AllSusi Susanti: Love All Foto: (dok.YouTube Susi Susanti)

4. Proses produksi yang serius

Proses produksi film Susi Susanti: All Love ini sudah dimulai sejak tahun 2017. Berbagai hal dipersiapkan secara matang, mulai dari riset, penulisan skenario hingga pemilihan pemain.

Segala prosesnya berjalan cukup memakan waktu yang lama, lantaran produksi film ini sangat diharapkan dapat menjadi film yang berkesan bagi siapapun yang menontonnya.

5. Menjadi nominasi di berbagai penghargaan

Sesuai dengan proses produksinya yang dikerjakan secara serius bahkan hingga memakan waktu yang lama, film ini berhasil masuk dalam berbagai nominasi di berbagai ajang penghargaan.

Film Susi Susanti: All Love ini berhasil meraih penghargaan sebagai film terbaik dalam Festival Film Indonesia. Selain itu Laura Basuki juga berhasil meraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik pada FFI 2020.



Simak Video "Film Biopik Susi Susanti Curi Perhatian di Festival Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)