Zerre Pendekar Ufuk Timur Siap Tayang, Semarakkan PON XX Papua 2021

Mauludi Rismoyo - detikHot
Jumat, 24 Sep 2021 11:45 WIB
film zerre pendekar ufuk timur
Zerre Pendekar Ufuk Timur Siap Tayang, Semarakkan PON XX Papua 2021. (Foto: mauludi rismoyo)
Jakarta -

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua tak lama lagi akan diselenggarakan. Untuk menyemarakkan pagelaran tersebut, film Zerre Pendekar Ufuk Timur siap hadir.

Film soal pencak silat yang dikemas dalam drama action itu mengisahkan perjuangan seorang anak asli Papua yang bercita-cita ingin mengharumkan nama bumi cendrawasih di kejuaraan pencak silat. Film itu merupakan hasil produksi Kalachakra Multi Sinema dengan PB PON XX Papua.

Zerre Pendekar Ufuk Timur dibintangi oleh artis pendatang baru asli Papua, Yudas Alep Itlay dan Oliver Harold Ongge. Selain itu, juga didukung oleh artis-artis lainnya, seperti Aisyah Aqilah, Aditya Zoni, Verdi Solaiman, Yama Carlos, dan masih banyak lagi.

Yudas Alep Itlay merasa begitu terhormat dipilih menjadi bintang utama. Ia mengaku baru pertama main film.

"Peran saya sebagai Zerre. Sosok Zerre ini seorang anak yang ingin capai cita-cita. Karakternya melankolis. Dia memiliki impian untuk membanggakan tanah Papua. Dan itu jadi impian nyata saya juga untuk membanggakan tanah Papua," ujar Yudas.

Lalu Aditya Zoni menyebut film Zerre Pendekar Ufuk Timur akan sangat mengeksplorasi Papua. Ada adegan fighting, ia mengaku berlatih untuk hal tersebut dengan Yudas Alep Itlay selama dua bulan.

"Ini tidak hanya menyuguhkan keindahan alam Papua saja. Film ini juga memberikan pengetahuan pada kita khususnya generasi muda tentang PON," tutur Aditya.

Sementara itu, Aisyah Aqilah mengatakan syuting Zerre Pendekar Ufuk Timur sangat mengasyikkan. Ia serasa bekerja sambil liburan lantaran takjub dengan pesona alam Papua.

"Pengalaman paling berkesan adalah aku cinta sama kekeluargaannya kita. Kita syuting struggle di Papua. Kita serunya kayak nggak syuting, syuting itu hanya liburan karena bener-bener berasa liburan nikmati Papua. Harapanku semoga Zerre ini bisa sukses dan pesan-pesannya bisa tersampaikan dengan baik. Bisa menikmati kekayaan alam yang ada di Papua juga," kata Aisyah.

Sang sutradara film Jiwo Kusumo mengatakan membuat Zerre Pendekar Ufuk Timur memang sangat penuh tantangan. Riset dan syuting filmnya diakui saat tengah pandemi virus Corona di Indonesia.

"Bukan hanya medan perkotaan yang sudah di aspal, tapi medan-medan ke hutan belantara. Kita memang explore Papua, alamnya luar biasa," ujar Jiwo.

Zerre Pendekar Ufuk Timur pun diharapkan bisa menjadi tontonan yang positif. Sebab banyak pesan yang bisa diambil, salah satunya spirit untuk membanggakan Indonesia.

"Dalam film Zerre, kita sampaikan semangat spirit, sportivitas kita, bagaimana kecintaan akan Tanah Air. Banyak pesan positif dalam film ini. Kita sangat berharap peran lapisan masyarakat, mari dengan ditayangkannya film ini jadi satu spirit, satu energi untuk kita bagaimana menyemangatkan atlet kita. Sebagai upaya untuk menyemarakkan, menggelorakan, mensukseskan PON ke-20 di Papua," tutur KP Sutrisno Sastroadiningrat selaku eksekutif produser film.

(mau/pus)