Hendra Martono Kaget Film Incredible Love Masuk Nominasi FFI 2021

Pingkan Anggraini - detikHot
Minggu, 05 Sep 2021 14:11 WIB
Incredible Love
Foto: (dok. ist)
Jakarta -

Sutradara Hendra Martono kaget saat ketahui filmnya, Incredible Love masuk nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2021. Hendra Martono tak sama sekali menduga salah satu filmnya dapat masuk ajang penghargaan bergengsi itu.

Ketika dihubungi pihak panitia FFI 2021, Hendra Martono mengaku sangat terkejut dan sempat tak percaya. Namun ia banyak mengucapkan terima kasih film Incredible Love masuk nominasi meski kemenangannya nanti belum dapat ditentukan saat ini.

Incredible Love juga merupakan film pertama Hendra Martono yang bergenre autism dan dunia saham.

"Saya juga tidak menyangka, mendadak dari pihak FFI menelepon saya dan bertanya, 'Pak film bapak masuk FFI 2021', dan saya kaget," ujar Hendra Martono dalam wawancara, Minggu (5/9/2021).

"Apalagi yang mereka tulis Incredible Love. Saya berterimakasih walaupun saya belum tahu hasilnya seperti apa tapi sudah diterima saja buat saya sudah kebanggaan buat saya karena buat saya dunia ini baru," ungkap Hendro.

Diketahui, Incredible Love merupakan pengisahan sosok diri Hendra Martono. Hendra Martono menjelaskan, banyak penyandang autism yang memiliki (kemampuan yang berbeda).


Dalam film Incredible Love, Hendra Martono mengambil latar tempat di area perkantoran. Termasuk syuting di IDX dan valbury Asia Future yang turut membantu di lokasi.

Hendra Martono tampak optimis film yang dibintangi Ajun Perwira ini dapat membuka mata publik. Ia juga menuturkan, FFI 2021 menjadi wadah untuk membuktikan film bergenre pendidikan financial dan pengetahuan mengenai kondisi penyandang spektrum autism adalah hal yang penting.

"Saya sangat optimis karena sangat jarang film Indonesia berani mengangkat tema autism dan dunia saham sekaligus. Rata-rata film hanya memilih salah satu, mengenai autism atau mengenai dunia saham," ungkap Hendra Martono.

Sementara itu, Incredible Love mulai menjalani syuting sejak 2017. Namun film itu baru ditayangkan pada 2020.

Hendra Martono sempat berpesan kepada generasi muda tentang pendalaman pengetahuan materi film itu amat penting. Dalam hal ini Hendra Martono mengaku sudah belajar menyutradarai film sejak 2015. Namun baru berkesempatan untuk menjadi sutradara pada 2017.

"Perlu pendalaman pengetahuan mengenai materi mengenai tema utama film tersebut, seperti pernak pernik kecil, dimana penyandang autism sangat kesulitan untuk menatap mata orang lain atau detail detail mengenai dunia pasar modal," jelas Hendra Martono.



Simak Video "Oki Setiana Dewi Menangis Gantikan Posisi Ayah di Lamaran Ria Ricis"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/dal)