10 Film yang Dilarang Tayang karena Pornografi hingga Kekejian Agama

Tim detikcom - detikHot
Minggu, 04 Jul 2021 07:32 WIB
Film Dilarang Tayang
Foto: Istimewa

I Spit On Your Grave (1978)

Film Dilarang Tayang10 Film yang Dilarang Tayang karena Pornografi hingga Kekejian Agama Foto: Istimewa

Berikutnya ada film berjudul I Spit On Your Grave yang dilarang tayang karena unsur kekerasan seksual parah. Secara terang-terangan sutradara Meir Zarchi menggambarkan adegan pemerkosaan yang begitu menyakitkan para kaum wanita.

Bahkan, salah satu adegannya begitu terkenal di seluruh dunia. Yaitu ketika karakter Jennifer Hills yang diperankan Camille Keaton sedang berendam di dalam bak mandi. Ketika grup pemerkosa itu datang atas rayuannya, Hills sudah menyelipkan pisau yang langsung memotong penis mereka satu per satu.

Karena kasarnya adegan demi adegan di dalam filmnya, Irlandia melarang I Spit On Your Grave sejak 1978 sampai 2011 kemarin. Majalah TIME menjuluki 'I Spit On Your Grave' dengan 'Ridiculously Violent Movies'.

Monty Pythons Life Of Brian (1979)

Film Dilarang Tayang10 Film yang Dilarang Tayang karena Pornografi hingga Kekejian Agama Foto: Istimewa

Lagi-lagi film komedi masuk ke dalam daftar film-film yang dilarang tayang karena alasan moral. Berjudul Monty Python's Life Of Brian, film tersebut merupakan film komedi satir yang menyinggung agama Kristen.

Menceritakan seorang Inggris bernama Brian yang dijadikan Yesus karena keduanya mempunyai tanggal lahir sama. Ada juga fakta-fakta tentang Kristen yang sepertinya diubah menjadi unsur komedi. Akan tetapi di Inggris sendiri, Monty Python's Life Of Brian justru mendapat respon luar biasa di bioskop.

Film arahan Terry Jones meraih keuntungan hingga empat kali lipat. Bahkan, di Benua Amerika, Monty Python's Life Of Brian mencuat menjadi film Inggris yang tersukses di era '70-an.

Last Tango In Paris (1972)

Film Dilarang Tayang10 Film yang Dilarang Tayang karena Pornografi hingga Kekejian Agama Foto: Istimewa

Masih tentang pornografi, kali ini berjudul Last Tango In Paris yang ditayangkan perdana tahun 1972. Film tersebut disebut-sebut merupakan fantasi seks seorang Bernardo Bertolucci yang juga menjabat sebagai sutradara.

Dibintangi Marlon Brando dan Maria Schneider, film ini mengeksplorasi banyak adegan seksual yang masih tabu tampil di layar lebar. Usai penayangan, Maria mengemukakan pernyataan bahwa dia diperlakukan seperti boneka seks oleh Bertolucci dan merasa diperkosa oleh Marlon Brando.

Memang adegan seks vulgar silih berganti hadir. Ditambah lagi, ada beberapa kekerasan yang juga membuat layar bioskop tergenang darah segar. Namun, makin ke sini, Last Tango In Paris sudah tidak lagi dilihat begitu kontroversial dan mulai ditayangkan oleh negara-negara yangmelarangnya dahulu.