Presiden Prancis Recoki Film 'The Da Vinci Code'

Presiden Prancis Recoki Film 'The Da Vinci Code'

- detikHot
Jumat, 30 Des 2005 09:20 WIB
Presiden Prancis Recoki Film The Da Vinci Code
Jakarta - Novelnya saja sempat bikin geger Vatikan, ternyata pembuatan film 'The Da Vinci Code' pun sarat dengan cerita-cerita seru. Salah satunya adalah usaha Presiden Prancis Jacques Chirac untuk mengganti salah satu pemain utama wanita dengan teman putrinya!Dalam film yang menghabiskan $ 125 juta ini, Tom Hanks memerankan profesor simbologi Harvard, Robert Langdon. Mendampingi Langdon, adalah kriptologis muda, Sophie Neveu yang diperankan oleh aktris top Prancis, Audrey tautou. Peran inilah yang kabarnya diincar oleh Presiden Chirac untuk teman putrinya.Untuk itu, seperti detikhot lansir dari majalah Newsweek Jumat (30/12/2005), Presiden Chirac telah menemui sutradara Ron Howard. "Itu adalah hal yang sangat konyol. Untung saja kontrak sudah ditandatangani," tutur Howard mengomentari usulan Presiden Chirac.Siapa gerangan teman putri presiden itu, Howard enggan menyebutkan. Namun menurut sumber, ia adalah Sophie Marceau yang sebelumnya sempat dipertimbangkan juga. Sophie Marceau memang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Chirac dan putrinya, Claude.Presiden Chirac memang sempat mengundang Howard dan Brian Grazer ke istana Elysee saat mereka berada di Paris setahun yang lalu untuk minta izin syuting di museum Louvre. "Kami kira itu hanya kunjungan lima menit, foto-foto dan berjabat tangan," cerita Grazer.Ternyata mereka minum kopi, dan mengobrol berjam-jam. Presiden Chirac menyatakan akan menggunakan pengaruhnya agar syuting 'The Da Vinci Code' di museum Louvre berjalan mulus. Di saat yang sama, ia juga menyebutkan nama aktris yang menurutnya harus memerankan Sophie Neveu.Tak hanya itu, Presiden Chirac kabarnya juga mengusulkan kenaikan upah Jean Reno, aktor Prancis yang berperan sebagai detektif Bezu Fache. Sayangnya, usaha Presiden Chirac gagal. Kabar ini pun diberitakan oleh sebuah surat kabar Prancis, Liberation yang memasang judul 'Chirac, Veni, Vidi, Da Vinci' pada headlinenya. Jubir Presiden Chirac membenarkan adanya pertemuan dengan Howard dan Grazer. Namun ia membantah bahwa Chirac mencoba mempengaruhi casting maupun upah Jean Reno. (dit/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads