Bioskop Terapkan Jaga Jarak saat Kebijakan New Normal Berlaku

Devy Octaviany - detikHot
Sabtu, 30 Mei 2020 15:09 WIB
Bioskop di Aukland melakukan persiapan untuk kembali dibuka setelah Selandia Baru melakukan pelonggaran pembatasan COVID-19.
Foto: Getty Images/Fiona Goodall
Jakarta -

Pemerintah menerapkan kebijakan baru lewat new normal sebagai imbas pandemi Corona. Hal ini berpengaruh pada banyak sektor termasuk dunia film.

Selain penerapan protokol keselamatan yang tengah diusulkan di sisi produksi film, sisi eksibisi yakni bioskop juga punya persiapan khusus.

Bioskop XXI akan menerapkan aturan kesehatan terkait COVID-19 bagi para pengunjung. Bukan hal yang tak mungkin menonton di dalam studio tak lagi berdekatan satu sama lain.

"Kami akan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang sesuai dengan yang sudah ada, termasuk melakukan kegiatan operasional sesuai dengan protokol kesehatan dan prosedur physical distancing yang nantinya diinstruksikan oleh Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah," ungkap Dewinta Hutagaol, Public Relations XXI, kepada detikcom.

XXI menambahkan, prosedur penerapan protokol kesehatan lainnya yakni pemakaian masker bagi para pengunjung.

Para penggiat dan pekerja film juga memasukkan tata cara menonton di bioskop dalam usulan protokol kesehatan yang tengah didiskusikan. Mereka yang tergabung dalam Badan Perfilman Indonesia ini menerka skema masyarakat menonton di bioskop tak akan lagi sama seperti sebelumnya.

Hal ini diungkapkan produser Chand Parwez Servia yang ikut serta dalam rencana penetapan protokol kesehatan tersebut yang didiskusikan bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Treatmentnya pasti berbeda, contohnya kayak bioskop aja misalnya bioskop buka pun pasti nggak full kapasitas, kalau sebelumnya kita dateng ke bioskop dtg 15 menit sebelum film diputar, pasti udah nggak bisa. Karena pasti ada pemeriksaan suhu dsb. Ini juga kami bicarakan, karena film nggak cuma soal produksi tapi eksibisi juga," ungkap Chand Parwez.



Simak Video "Nonton Bioskop Bisa Tingkatkan Imunitas? Begini Penjelasan Epidemiolog"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/dar)