Kejamnya Ibukota Versi Project-P
Kamis, 15 Des 2005 11:35 WIB
Jakarta - Di penghujung tahun 2005, Iszur, Daan, dan Iyang yang tergabung dalam Project-P akan merilis film perdana mereka. Dengan judul 'Kejar Jakarta', film ini berkisah tentang mimpi pemuda desa dan kejamnya ibukota. Beberapa waktu lalu, Project-P memang pernah mengutarakan niatnya untuk merambah dunia layar lebar. Gayung bersambut, tawaran pun datang untuk grup kocak asal Bandung itu dari Eureka! Production. Awalnya Eureka! mengincar Project Pop, namun karena jadwal Gugum, Oon, dan Yossi cs padat maka rencana itu gagal. Manajemen yang menaungi dua grup kocak asal Bandung itu pun menawarkan Project-P sebagai penggantinya. Setelah melihat kembali naskah, duet sutradara Bayu Sampurno dan Chandra Endroputro merasa Project-P ternyata lebih cocok untuk produksi ini.'Kejar Jakarta' berkisah tentang Ujang (Da'an Aria) yang pergi meninggalkan desa untuk mencari peruntungan di kota. Ia menyusul temannya, Dadang (Iyang) yang sudah berangkat lebih dulu. Bayangan akan indahnya Jakarta langsung pudar ketika Ujang melihat Dadang tidak sesukses cerita yang dikirimnya ke kampung. Dadang terlibat hutang dan tinggal di tempat kumuh. Perjuangan Ujang dan Dadang semakin cerah ketika mereka bertemu Dewo (Iszur) seorang konglomerat yang berhasil mereka tipu. Perjalanan mulus mereka mulai terganggu ketika Dewi (Wulan Guritno) mulai mengetahui kedok dua pria tersebut. Di tengah konflik yang terjadi, kekasih Ujang, Neng (Melanie Putria) datang dari desa. Situasi pun semakin memanas. Setelah syuting selama 28 hari di pertengahan tahun 2005, film yang juga dibintangi Wulan Guritno dan Melanie Putria itu pun siap dirilis. Memanfaatkan momen akhir tahun, film yang menjadi debut Project-P di layar lebar itu akan dirilis serentak 29 Desember 2005. (fta/)











































