Garin Nugroho Didukung Komunitas Hindu Bali

Garin Nugroho Didukung Komunitas Hindu Bali

- detikHot
Rabu, 14 Des 2005 15:54 WIB
Garin Nugroho Didukung Komunitas Hindu Bali
Jakarta - Jika World Hindu Youth Organization memprotes film Garin Nugroho, 'Opera Jawa', tidak demikian dengan komunitas Hindu di Bali. Komunitas yang terdiri dari beberapa organisasi tersebut mendukung penuh karya Garin itu.Kontroversi seputar film terbaru Garin itu, dibahas dalam diskusi berjudul 'Seni Untuk Keindahan dan Kebaikan' yang digelar di Warung Sari Warta Boga Jl Imam Bonjol, Denpasar, Rabu (14/12/2005). Diskusi ini dihadiri beberapa perwakilan dari komunitas Hindu Bali dan Garin Nugroho sebagai sang sutradara.Pada diskusi itu, perwakilan dari Perguruan Sandhi Murti, Pengasuh Asram Gandhi, Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Bali, serta beberapa seniman asal Bali mendukung penuh produksi film 'Opera Jawa'. "Kita men-support dia untuk meneruskan film itu. Produksi Garin sangat universal. Dapat dinikmati dari sisi pluralisme dan multikultur," ujar Gus Indra pengasuh Asram Gandhi Bali dalam diskusi tersebut. Jika WHYO merasa Garin melecehkan figur-figur agama Hindu, tidak demikian komunitas Hindu Bali yang hadir dalam diskusi itu. Mereka sepakat film tersebut merupakan penafsiran Garin yang sudah disesuaikan dengan tempat dan waktu. Tentang WHYO, Gus Indra menyebut organisasi tersebut adalah organisasi papan nama yang dimanfaatkan oleh sang ketua, Arya Wedha. Gus Indra awalnya juga terlibat sebagai pendiri organisasi itu. Namun karena ada konflik ia membatalkan pendirian WHYO. Akhirnya WHYO tetap berdiri dengan diteruskan sendiri oleh Arya. Kembali ke soal diskusi, komunitas Hindu Bali juga tidak setuju dengan perkataan WHYO yang menyatakan Ramayana dan Mahabrata sebagai kitab suci. Mereka menegaskan, yang diakui kitab suci hanya Kitab Wedha sedangkan Ramayana dan Mahabrata hanya cerita yang mengandung nilai moral. (fta/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads