Kisah Perempuan-perempuan Hebat dalam Sinema Indonesia

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Selasa, 21 Apr 2020 14:04 WIB
2.

Kisah Perempuan-perempuan Hebat dalam Sinema Indonesia

Kisah Perempuan-perempuan Hebat dalam Sinema Indonesia
Foto: Marlina the Murderer in Four Acts

'Perempuan Punya Cerita' (2008)

'Perempuan Punya Cerita' terdiri dari empat film pendek yang disutradarai oleh empat sutradara berbeda. Film tersebut diproduseri oleh Nia Dinata.

Cerita pertama disutradarai oleh Fatimah T. Rony dan ditulis oleh Vivian Idris bercerita mengenai satu-satunya bidan di sebuah pulau kecil bernama Sumantri (Rieke Diah Pitaloka).

Sumantri merawat seorang perempuan keterbelakangan mental bernama Wulan (Rachel Maryam). Suatu hari, Sumantri divonis kanker dan harus dirawat ke Jakarta agar sembuh.

Cerita kedua berlatar mengenai kehidupan anak muda di Yogyakarya yang berkisah tentang Safina (Kirana Larasati) yang baru saja mengetahui temannya hamil dan berupaya melakukan aborsi.

Sedangkan diwaktu yang sama, ia bertemu dengan jurnalis yang sedang menginvestigasi mengenai kehidupan seks bebas remaja. Cerita kedua disutradarai oleh Upi Avianto dan ditulis oleh Vivian Idris.



Cerita ketiga berkisah tentang Esi (Shanty) yang mencari nafkah demi anaknya dengan menjadi pembersih toilet di sebuah klab malam murahan. Film mengenai kehidupan Esi itu disutradarai oleh Nia Dinata dan ditulis oleh Melissa Karim.

Cerita keempat disutradarai oleh Lasja Fauzia Susatyo dan ditulis oleh Melissa Karim. Jakarta menjadi latar dari cerita tersebut.

Bagian keempat berkisah tentang Laksmi (Susan Bachtiar), seorang ibu rumah tangga yang beru saja ditinggal suaminya meninggal karena overdosis obat-obatan terlarang.

Rupanya Laksmi tertular penyakit HIV/AIDS dari suaminya dan mencoba mempertahankan hak asuh atas anaknya yang dicoba direbut darinya oleh keluarga mertuanya.

'Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak' (2017)

'Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak' merupakan film yang disutradarai oleh Mouly Surya dan diperankan oleh Marsha Timothy sebagai pemeran utama. Film itu berlatar belakang Sumba.

Marlina (Marsha Timothy) telah ditinggal meninggal oleh suaminya. Suatu hari rumahnya kedatangan sejumlah perampok yang kemudian memperkosa dirinya.

Baca juga: Film Indonesia Cuma Punya Peluang Maju di Tengah Keterbatasan

Ia memenggal kepala perampok itu dan mencoba melakukan perjalanan untuk mencari keadilan pada pihak yang berwajib. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Novi (Dea Panendra) yang sedang mengandung.

(srs/doc)