Indonesia Pasar Besar dan Menarik untuk Netflix

Pingkan Anggraini - detikHot
Kamis, 09 Jan 2020 15:56 WIB
Foto: (ki-ka) Sheila Timothy, Timo Tjahjanto, Nadiem Makarim, Kuek Yu-Chuang (Pingkan/detikcom)
Jakarta -

Platform streaming online, Netflix telah bekerjasama dengan perfilman Indonesia. Hal ini dilihat dari beberapa film Indonesia yang telah disediakan di plarformnya seperti 'Laskar Pelangi', 'Love for Sale', hingga 'Filosofi Kopi'.

Seperti yang disampaikan Kuek Yu-Chuang sebagai Managing Director Netflix Asia Pacific, pemilihan film Indonesia yang kini sudah dapat dinikmati di Netflix tentunya memiliki alasan khusus. Kuek mengaku budaya Indonesia yang kental menjadi suatu faktor utama pemilihan film Indonesia untuk ia tampilkan di Netflix.

Hal ini disampaikannya saat jumpa pers di Gedung Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).


"Banyak tema menarik dari Indonesia, salah satunya di Street Food Indonesia ada satu episode yang mengangkat penjual makanan di Jogja. Ada nilai baik di sana ada ke Indonesia-an dari episode itu. Netflix tertarik untuk mengeksplor tema-tema yang sangat Indonesia dan pas untuk internasional," jelas Kuek.

Disamping itu, Yu-Chuang juga menjelaskan keuntungannya yang jauh lebih pesat di Indonesia ketimbang penonton global pada umumnya.

Terkait dengan hal itu, Indonesia dapat dikatakan memiliki pasar yang menarik bagi Netflix.

Ketersediaan beberapa film Indonesia di Netflix saat ini masih berupa suatu awal yang menarik.



"Di ratusan negara ada perkembangan konten, bagaimana konten bagus bisa hadir dari mana saja. Indonesia adalah pasar yang baik untuk kami dengan potensi industri dan cerita beragam. Biarpun baru mulai kami semangat, contohnya 'The Night Comes for Us', film original Netflix Indonesia pertama dan asia pertama. Sekarang bisa tonton 'Filosofi Kopi', 'Kuntilanak' yang bisa ditonton bukan cuma di Indonesia, tapi seluruh dunia," papar Kuek Yu-Chuang.

"Kami libatkan Indonesia sebagai negara menarik. Pengguna Netflix di Indonesia dalam hal menonton dari smartphone lebih besar dari pengguna global," tutup Kuek.



Simak Video "Netflix Raih Pelanggan Baru, Namun Masih Kurang 'Menggigit'"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/doc)