detikHot

movie

Kematian Black Widow Bawa Penyesalan Penulis Skrip 'Endgame'

Kamis, 21 Nov 2019 11:35 WIB Devy Octafiani - detikHot
Foto: Marvel Foto: Marvel
Jakarta -

Kematian Black Widow menyimpan dampak personal bagi penulis skenario 'Avengers: Endgame'. Di antara pilihan menempatkan karakter mana yang harus dipertahankan sampai akhir film, menyusun kematian Natasha Romanoff bukanlah hal yang mudah.

Penulis skenario menyimpan dilema. Terlebih, Black Widow merupakan superhero perempuan Marvel pertama yang muncul di layar lebar.

"Kami tahu kami membunuh pahlawan wanita pertama dari Marvel Universe. Dengan bodoh kami membuat aturan ini sejak di film pertama, akhirnya seseorang melompati tebing tersebut," ungkap Stephen McFeely.


Selama ini penggemar tak mengetahui ada alternatif kematian yang sebenarnya bisa dilakukan Hawkeye. Namun karakter tersebut juga menjadi favorit dan sebagian fans tak akan menyukai kematiannya.

Black Widow akhirnya mati dengan terhormat untuk menyelamatkan dunia dan teman-temannya. Namun kematiannya dirasakan Stephen McFeely dan Christopher Markus kurang tepat.


"Satu-satunya penyesalan adalah di aksi babak kedua yang kemudian bergulir. Kita jadi tak punya kesempatan untuk bergelut dalam kesedihan. Penonton dibawa ke masalah lain sebelum kesedihan itu usai," imbuh McFeely.

Setelah momen kematiannya di Vormir, Tony dan teman-temannya tak bisa bersedih lama-lama. Mereka bergegas menyusun infinity stones yang terkumpul hingga pertempuran dengan Thanos terjadi.




Simak Video "Kehidupan Masa Lalu Natasha Romanoff Terkuak di Teaser 'Black Widow'"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com